TEKNIK RUQYAH SYAR’IYYAH

1. TEHNIK JARI TELUNJUK UNTUK MERUQYAH

1. Dari ‘Aisyah bahwa apabila seseorang mengadukan suatu penyakit yang dideritanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, seperti sakit kudis, atau luka, maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berucap sambil menggerakkan anak jarinya seperti ini -Sufyan meletakkan telunjuknya ke tanah, kemudian mengangkatnya- Bismillahi turbatu ardhina biriiqati ba’dhina liyusyfaa bihi saqiimuna bi idzni rabbina.” (Dengan nama Allah, dengan debu di bumi kami, dan dengan ludah sebagian kami, semoga sembuhlah penyakit kami dengan izin Rabb kami). Ibnu Abu Syaibah berkata; ruqyah tersebut berbunyi; Yusyfaa saqiimunaa’. Dan Zuhair berkata; Doa ruqyah tersebut berbunyi; Liyusyfaa saqiimunaa.’ (HR. Muslim: 4069)

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَبْدِ رَبِّهِ عَنْ عَمْرَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ مِمَّا يَقُولُ لِلْمَرِيضِ بِبُزَاقِهِ بِإِصْبَعِهِ 

بِسْمِ اللَّهِ تُرْبَةُ أَرْضِنَا بِرِيقَةِ بَعْضِنَا لِيُشْفَى سَقِيمُنَا بِإِذْنِ رَبِّنَا

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abu Syaibah(1) telah menceritakan kepada kami Sufyan(2) dari Abdu Rabbih(3) dari ‘Amrah(4) dari Aisyah(5), bahwa yang di bacakan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam buat orang yang sakit dengan ludahnya dan jemari beliau adalah: ‘BISMILLAHI TURBATU ARDLINAA BIRIIQATI BA’DLINAA LIYUSYFA SAQIIMUNAA BI IDZNI RABBINAA’ (Dengan nama Allah, debu tanah kami dengan kelembutan sebagian kami, semoga sembuh orang yang sakit dari kami dengan izin Rabb kami) ‘.” (HR. Ibnu Majah 3521)

2. Dari ‘Amrah dari Aisyah, bahwa yang di bacakan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam buat orang yang sakit dengan ludahnya dan jemari beliau adalah: ‘BISMILLAHI TURBATU ARDLINAA BIRIIQATI BA’DLINAA LIYUSYFA SAQIIMUNAA BI IDZNI RABBINAA (Dengan nama Allah, debu tanah kami dengan kelembutan sebagian kami semoga sembuh orang yang sakit dari kami dengan izin Rabb kami) ‘.”

Tehnik menunjuk jari ke arah pasien sambil bacakan ayat2 RUQYAH..fungsinya sama tergantung niat,apa utk membakar,memanah dll.

TEHNIK JARI TAUHID
Tehnik jari tauhid adalah dengan menunjuk pasien tanpa menyentuh pasien, tehnik ini sudah dibuktikan efektifitasnya dan khasiatnya dalam terapi ruqyah, beragam jin teler dan takluk ketika menunjuk jin yang lagi mengganggu pasien sembari membaca ayat-ayat ruqyah.
Selain itu beragam penyakit sembuh dengan izin Allah dengan menunjuk lokasi sakit dengan jari telunjuk (terutama pasien akhwat yang lokasi sakitnya ditempat yang tidak mungkin disentuh).
Pada hakikatnya dalam islam isyaroh (isyarat) dengan menggunakan tangan banyak dilakukan, seperti dalam haji/umrah Setiap berada di rukun Hajar Aswad, dianjurkan memberi Isyarah dengan mengangkat tangan sambil membaca :
بِسْمِ اللهِ الله أَكْبَرُ
Bismillahi Allahu Akbar
Dengan Menyebut Nama Allah, Allah Maha Besar
Setiap sampai di rukun Yamani, dianjurkan memberi isyarah dengan mengangkat tangan sambil membaca :
بِسْمِ اللهِ الله أَكْبَرُ
Bismillahi Allahu Akbar.
Dalam sholat menggerakkan jari telunjuk ketika tasyahut awal dan akhir adalah sebagai isyarah menyiksa jin.
Dari Nafi’ ia berkata “Adalah Abdullah bin Umar apabila duduk dalam shalat meletakkan kedua tangannya sebelum lututnya dan berisyarat ( menggerak-gerakkan) dengan jari (telunjuknya) dan diiringi dengan penglihatannya (kejari tersebut)” kemudian berkata, bahwa Rasulullah bersabda:
“Jari telunjuk (yang digerak-gerakkan ketika shalat) ini benar-benar lebih keras (menyiksa) bagi syetan dari pada besi.” (Hadits Hasan, Shifatus-shalah, hal.140, al-fathur rabbani IV:15 no.7210)

Kekuatan Doa dengan Jari Telunjuk secara ilmiah

Kita memang tidak dapat menyiksa setan dengan memukulnya langsung sebab setan kalangan jin adalah makhluk ghoib.namun kita bisa mementung jin dengan isyarah menggerakkan jari telunjuk sebab Rasulullah menjelaskan akan menyiksa setan dan pukulannya lebih keras dari besi.
TEHNIK JARI TAUHID :
1. Persiapan dengan membaca 3 qul ditiupkan ditelapak tangan dan jari jemari tangan.
2. Tunjuk pasien yang lagi ketika lagi bereaksi keras dengan jari telunjuk sembari membaca ayat ruqyah dengan niat menyiksanya atau menusuknya.
3. Untuk sakit fisik terutama pasien akhwat yang tidak mungkin disentuh, tunjuk daerah yang sakit (seperti dada ) sembari membaca ayat ruqyah.
4. Jari telunjuk bisa juga menjadi sarana psy warr (perang mental) dengan menjatuhkan mental jin dengan menunjuk-nunjuk mukanya
5. Jari telunjuk bisa jadi isyaroh mengarahkan penyakit agar keluar dari tubuh pasien.
Selisihi cara perdukunan dalam menerapi pasien dengan tidak menggunakan telapak tangan yang digetar-getarkan jarak jauh, tidak ada pengolahan pernapasan.
Tehnik jari tauhid adalah dengan menunjuk pasien tanpa menyentuh pasien, tehnik ini sudah dibuktikan efektifitasnya dan khasiatnya dalam terapi ruqyah, beragam jin teler dan takluk ketika menunjuk jin yang lagi mengganggu pasien sembari membaca ayat-ayat ruqyah. Selain itu beragam penyakit sembuh dengan izin Allah dengan menunjuk lokasi sakit dengan jari telunjuk (terutama pasien akhwat yang lokasi sakitnya ditempat yang tidak mungkin disentuh).
Pada hakikatnya dalam islam isyaroh (isyarat) dengan menggunakan tangan banyak dilakukan, seperti dalam haji/umrah Setiap berada di rukun Hajar Aswad, dianjurkan memberi Isyarah dengan mengangkat tangan sambil membaca :
بِسْمِ اللهِ الله أَكْبَرُ
Bismillahi Allahu Akbar
Dengan Menyebut Nama Allah, Allah Maha Besar
Setiap sampai di rukun Yamani, dianjurkan memberi isyarah dengan mengangkat tangan sambil membaca :
بِسْمِ اللهِ الله أَكْبَرُ
Bismillahi Allahu Akbar.
Bukti Hikmah Menggerakkan Jari Dalam Sholat Terungkap Dalam Praktek Ruqyah
Dalam sholat menggerakkan jari telunjuk ketika tasyahud awal dan akhir adalah sebagai isyarah menyiksa jin.
Dari Nafi’ ia berkata “Adalah Abdullah bin Umar apabila duduk dalam shalat meletakkan kedua tangannya sebelum lututnya dan berisyarat ( menggerak-gerakkan) dengan jari (telunjuknya) dan diiringi dengan penglihatannya (kejari tersebut)” kemudian berkata, bahwa Rasulullah bersabda “Jari telunjuk (yang digerak-gerakkan ketika shalat) ini benar-benar lebih keras (menyiksa) bagi syetan dari pada besi.” (Hadits Hasan, Shifatus-shalah, hal.140, al-fathur rabbani IV:15 no.7210)
‘Abdurrazzaaq rahimahullah berkata :
عَنِ الثَّوْرِيِّ، عَنْ عُثْمَانَ بْنِ الأَسْوَدِ، عَنْ مُجَاهِدٍ، قال: ” تَحْرِيكُ الرَّجُلِ إِصْبَعَهُ فِي الصَّلاةِ مُقْمِعَةٌ لِلشَّيْطَانِ “
Dari Ats-Tsauriy, dari ‘Utsmaan bin Al-Aswad, dari Mujaahid, ia berkata : “Seseorang yang menggerak-gerakkan jarinya ketika shalat adalah alat pemukul buat setan” [Al-Mushannafno. 3245; sanadnya shahih].
Ats-Tsauriy mempunyai mutaabi’ dari Hafsh bin Ghiyaats rahimahumallah.
حَدَّثَنَا حَفْصُ بْنُ غِيَاثٍ، عَنْ عُثْمَانَ بْنِ الْأَسْوَدِ، عَنْ مُجَاهِدٍ، أَنَّهُ قَالَ: ” الدُّعَاءُ هَكَذَا، وَأَشَارَ بِإِصْبَعٍ وَاحِدَةٍ، مَقْمَعَةٌ لِلشَّيْطَانِ “
Telah menceritakan kepada kami Hafsh bin Ghiyaats, dari ‘Utsmaan bin Al-Aswad, dari Mujaahid, bahwasannya ia berkata : “Berdoa dengan cara begini – dan ia berisyarat dengan satu jarinya – adalah alat pemukul buat setan” [Al-Mushannaf, 2/484].
Dibawakan juga oleh Al-Baihaqiy rahimahullah, dimana ia berkata :
وَرُوِّينَا عَنْ مُجَاهِدٍ، أَنَّهُ قَالَ: تَحْرِيكُ الرَّجُلِ أُصْبُعَهُ فِي الْجُلُوسِ فِي الصَّلاةِ مُقْمِعَةٌ لِلشَّيْطَانِ
“Dan telah diriwayatkan kepada kami dari Mujaahid, bahwasannya ia berkata : “Seseorang yang menggerak-gerakkan jarinya ketika duduk dalam shalat merupakan alat pemukul buat setan” [Al-Kubraa, 2/132].
Kita memang tidak dapat menyiksa setan dengan memukulnya langsung sebab setan kalangan jin adalah makhluk ghoib, namun kita bisa memukul jin dengan isyarah menggerakkan jari telunjuk sebab Rasulullah SAW menjelaskan akan menyiksa setan dan pukulannya lebih keras dari besi.
Ternyata tayangan di trans 7 tersebut beberapa penonton yang juga sahabat komunitas Ruqyah terkena efeknya.
Kalimat Taammah (Kalimat Alloh yang SEMPURNA) Perisai Dari Segala Kejahatan Makhluq..
Berikut ini adalah doa kalimat tammah (Kalimat yang SEMPURNA).
Untaian doa perlindungan kepada Alloh Ta’ala dari segala kejahatan makhluk-Nya.
Misalnya saat dalam perjalanan, belum sampai pada tujuan dan harus bermalam di suatu tempat.
Jika timbul rasa was-was dalam hati, khawatir akan keselamatan diri dan harta benda yang dibawa, maka bacalah Kalimat Tammah ini sebanyak-banyaknya (atau cukup 3 kali).
InsyaAllah, aman sentosa karena perlindungan Alloh Ta’ala.
Atau saat anda merasa takut terhadap gangguan JIN jahat, atau penampakan yang menyeramkan, maka bacalah Kalimat Tammah ini.
Insya Alloh, takkan datang marabahaya dari mereka.
Bahkan JIN dapat terbakar (dengan izin Alloh) bila tetap bermaksud mengganggu…
KALIMAT TAMMAH PERTAMA

أعوذبكلمات اللّه التّامّات من شرّ ماخلق

A’uudzu bikalimaatilaahit taammati min syarri maa kholaq.
Artinya : ”Aku berlindung dengan kalimat Alloh yang Maha Sempurna dari semua kejahatan makhluk yang dijadikanNya”

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ نَزَلَ مَنْزِلاً ثُمَّ قَالَ أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ. لَمْ يَضُرُّهُ شَىْءٌ حَتَّى يَرْتَحِلَ مِنْ مَنْزِلِهِ ذَلِكَ

Barangsiapa yang singgah di suatu tempat lantas ia mengucapkan “a’udzu bi kalimaatillahit taammaati min syarri maa kholaq (Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk yang diciptakanNya)”, maka tidak ada sama sekali yang dapat memudhorotkannya sampai ia berpindah dari tempat tersebut” (HR. Muslim no. 2708).

Dzikir di atas termasuk di antara bacaan dzikir petang yang bisa dirutinkan setiap harinya. Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ قَالَ حِينَ يُمْسِى ثَلاَثَ مَرَّاتٍ أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ لَمْ يَضُرَّهُ حُمَةٌ تِلْكَ اللَّيْلَةَ

Barangsiapa mengucapkan ketika masaa’ “a’udzu bi kalimaatillahit taammaati min syarri maa kholaq (Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk yang diciptakanNya) sebanyak tiga kali, maka tidak ada racun yang akan membahayakannya.” Suhail berkata, “Keluarga kami biasa mengamalkan bacaan ini, kami mengucapkannya setiap malam.” Ternyata anak perempuan dari keluarga tadi tidak mendapati sakit apa-apa. (HR. Tirmidzi, beliau mengatakan hadits ini hasan).

KALIMAT TAMMAH KEDUA

أعوذبكلمات اللّه التّامّة من كلّ شيطان وهامّة ومن كلّ عين لامّة

A’uudzu bikalimaatillahit taammati min kulli syaithonin wa haam matin wa mingkulli ‘aiinin laammah.
Artinya : ”Aku berlindung dengan kalimat Alloh yang Maha Sempurna dari syaitan yang menggoda dan dari pandangan mata yang menyeramkan.” (HR. Bukhari, no. 3371).
KALIMAT TAMMAH KETIGA
اَعُوْذُبِوَجْهِ اللهِ الْكَرِيْمِ وَبِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ الَّتِى لَايُجَاوِزُ هُنَّ بَرٌّ وَلَافَاجِرٌ مِنْ شَرِّ مَايَنْزِلُ مِنَ السَّمَآءِ وَمِنْ شَرِّمَا يَخْرُجُ فِيْهَا وَمِنْ شَرِّمَا ذَرَأَ فِى الْأَرْضِ وَمِنْ شَرِّمَا يَخْرُجُ مِنْهَا وَمِنْ فِتَنِ اللَّيْلِ وَالنَّهَرِ وَمِنْ طَوَارِقِ اللَّيْلِ وَالنَّهَرِ إِلَّاطَارِقًا يَطْرُقُ بِخَيْرِ يٰارَحْمٰنُ

A’uudzu biwaj’hillaahil kariim wa bikalimaatil laahit taammaatil latii laa yujaawizuhunna barrun wa laa faajirun min syarri maa yanzilu minas-samai wa min syarri maaya’ ruju fiiha wa min syarri maa dzaro-a fiil ardhi wa min syarri ma yakhruju minhaa wa min fitanil laili wan nahaari Wa min thawaariqil laili wannahaari illa thooriqan yathruqu bikhairin ya rahman.

Artinya: “Dengan nama Allah yang pengasih dan penyayang. Aku berlindung kepada Allah yang maha pemurah dan berpegang teguh pada kalimat-kalimat-Nya yang sempurna yang tidak dapat dipengaruhi oleh siapapun juga, baik orang taat maupun orang fasik, dari kejahatan yang turun dari langit dan kejahatan yang naik ke langit, kejahatan yang ada di muka bumi dan kejahatan yang keluar dari bumi. Kejahatan fitnah-fitnah dan peristiwa yang membawa akibat buruk yang terjadi siang dan malam, kecuali peristiwa yang membawa kebaikan. Wahai Tuhan kami yang maha Rahman (pengasih).”

Keterangan:
1.Kalimat yang sempurna : Kitab Al Qur’an yang berisi kalimat-kalimat sempurna dari Alloh.
2.Kejahatan yang turun dari langit : Bala’, wabah, udara buruk, topan, petir, penyakit yang berterbangan di udara dan sebagainya.
3.Kejahatan yang naik ke langit : Catatan amal buruk yang dibawa naik oleh mailakat, iblis yang mencuri dengar berita dari langit, dsb.
4.Kejahatan yang terjadi dimuka bumi : gangguan setan jin dan manusia, binatang buas,dsb.
5.Kejahatan yang keluar dari bumi : Gempa bumi, gunung meletus, gas beracun, lumpur, binatang-binatang ganas yang keluar dari dalam bumi,dsb…
Riwayat :
Ketika Rasulullah SAW sedang dalam perjalanan israa’, tercium olehnya bau harum, bau Masithah penyisir rambut anak Fir’aun.
Disitu Nabi SAW melihat Ifrit yang mengikuti dari belakang dengan obor api pembakar dan berusaha untuk membinasakan bliau.
Malaikat Jibril mengajarkan Kalimat Taammah untuk menghujam dan menghancurkan Ifrit tersebut.
Kalimat itu pun dibaca oleh Rasulullah SAW maka Ifrit tersungkur jatuh dan terbakar.(HR.Bukhari)
Sumber: Ustad Muhammad Faizar dan Ustad Perdana Ahmad
Wallahu a’lam…………..

2.TEHNIK MENEMPELKAN TELAPAK TANGAN KE TEMPAT YG SAKIT,ATAU DI TUBUH LAIN

dari ‘Utsman bin Abu Al ‘Ash Ats Tsaqafi bahwa dia berkata, “Saya datang menemui Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, dan (saat itu) saya menderita penyakit yang sangat menggangguku, maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepadaku: “Letakkanlah tanganmu yang kanan di atasnya (anggota badan yang sakit) lalu ucapkanlah: ‘BISMILLAHI A’UUDZU BI ‘IZZATILLAH WA QUDRATIHI MIN SYARRI MAA AJIDU WA UHAADZIRU (Dengan nama Allah aku berlindung dengan keagungan Allah dan kekuasaan-Nya dari keburukan yang aku rasakan dan aku hindari) ‘, hingga tujuh kali.” Lalu saya mengucapkan do’a tersebut, maka (dengan itu) Allah menyembuhkanku.”(HR.ibnu majah 3513)

3.TEHNIK RUQYAH MENIUP

dari Malik bin Anas dari Az Zuhri dari ‘Urwah dari Aisyah, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam meniupkan udara saat meruqyah.”(HR.ibnu majah 3519)

Menghembuskan udara dari mulut,meniup-niup ke anggota tubuh pasien niatkan untuk membakar,menyiksa jin sombong dan kafir.

4.TEHNIK RUQYAH MENGUSAP atau MENYAPU KE BADAN

(Bisa untuk RUQYAH mandiri)

dari ‘Aisyah radliallahu ‘anha dia berkata; “Apabila Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam hendak tidur, maka beliau akan meniupkan ke telapak tangannya sambil membaca QUL HUWALLAHU AHAD (QS Al Ikhlas 1-4) dan Mu’awidzatain (An Nas dan Al Falaq), kemudian beliau mengusapkan ke wajahnya dan seluruh tubuhnya. Aisyah berkata; Ketika beliau sakit, beliau menyuruhku melakukan hal itu.” Yunus berkata; aku melihat Ibnu Syihab apabila hendak tidur, ia melakukan hal itu juga.”(HR.shohih al bukhari 5307)

Fungsinya banyak untuk menyapu anggota tubuh yg sakit atau mengeluarkan jin dgn sapuan.

Dalam riwayat yg lain Aisyah meniupkan ke telapak Tangan Nabi setelah di bacakan ayat perlindungan,lalu di sapukan mulai dari muka,”

dari ‘Aisyah radliallahu ‘anha bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam biasa meniupkan pada diri beliau sendiri dengan mu’awwidzat (surat An nas dan Al falaq) ketika sakit menjelang kematiannya, ketika sakit beliau semakin parah, maka akulah yang meniupkan (dengan membacakan mu’awidzat) kepadanya, aku mengusapkan dengan tangan beliau sendiri karena berharap keberkahan darinya.” Aku bertanya kepada Ibnu Syihab; “Bagaimana cara beliau meniup (dengan membaca mu’awidzat)?” dia menjawab; “Yaitu beliau meniupkan (dengan membaca mu’awidzat) pada tangannya kemudian beliau mengusapkannya ke wajah beliau.”(HR.shohih Bukhari 5310)

5. TEHNIK RUQYAH DENGAN MELUDAH

dari Sya’bi dari Kharijah bin Ash Shalt dari pamannya, ia berkata: kami pulang dari majlis Nabi Shallallahu’alaihiwasallam, kemudian kami mendatangi sebuah perkampungan arab, mereka berkata: kami diberitahu bahwa kalian baru saja mendatangi orang itu dengan membawa kebaikan, lalu apa kalian punya doa atau ruqyah, kami punya orang gila yang tengah dirantai. Aku berkata: ‘Ya.’ Mereka pun membawa orang gila yang dirantai itu di hadapannya. Kemudian saya membaca surat Al Fatihah selama tiga hari di pagi dan sore hari, saya kumpulkan ludah saya kemudian saya( meludahkannya) lalu seolah-olah ia sembuh dari penyakit gila. Kemudian mereka memberi saya hadiah, saya berkata: ‘Nanti dulu, hingga saya bertanya kepada Nabi Shallallahu’alaihiwasallam.’ Saya pun bertanya kepada beliau lalu beliau bersabda: ” Sungguh ada orang yang memakan dari hasil ruqyah batil, tapi engkau memakan dari hasil ruqyah yang benar.”(HR.ahmad 20834)

Ada beberapa kesimpulan bahwa

  1. Al- Alfatihah sebagai sarana RUQYAH yang mudah dan sederhana untuk menyembuhkan orang gila bahkan sudah di rantai karena liar dan mengamuk,jin ganas dan buas.
  2. Kesembuhan hanya kehendak Allah,terkadang satu RUQYAH sudah sembuh,terkadang di ulang2 sampai sembuh sesuai kehendakNya.
  3. Hadiah,upah dari hasil RUQYAH adalah baik,halal sedangkan RUQYAH syirkiyah adalah bathil.
  4. TEHNIK ludah supaya sesuaikan keadaan jgn sembarang ludah, karena menyangkut adab. Terkadang ada keluarga yg gak terima,tapi kalo meludahi jimat boleh,sebagai untuk menghinakan jin.

6. TEHNIK MENEPUK DENGAN TELAPAK TANGAN DAN MELUDAH

7. MENGUSIR KELUAR / MEMBENTAK

dari Utsman bin Abu Al ‘Ash dia berkata, “Tatkala Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menugaskan aku di Tha`if, tiba-tiba ada sesuatu yang selalu menggangguku di dalam shalat sehingga aku tidak menyadari shalat yang aku kerjakan. Ketika aku sadari, maka aku lekas pergi kembali menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau lalu bertanya: “Ibnu Abu Al ‘Ash?” Aku menjawab, Ya, wahai Rasulullah.” Beliau bertanya lagi: “Kabar apa yang kamu bawa?” Aku menjawab, “Ada sesuatu yang mengganguku di dalam shalat, sehingga aku tidak menyadari shalat yang aku kerjakan.” Beliau bersabda: “Itu adalah setan, mendekatlah kamu.” Maka aku pun mendekat kepada beliau, dan aku duduk di atas kedua telapak kakiku. Dia melanjutkan, “Kemudian beliau MENEPUK dadaku dengan tangannya, lalu meludah di mulutku dan bersabda: “Keluarlah wahai musuh Allah.” Beliau melakukan hal itu hingga tiga kali, kemudian bersabda: “Kembalilah kepada tugasmu semula.” (Perawi) berkata, “Utsman berkata, “Demi Dzat yang menghidupkan aku, aku tidak pernah lagi merasakan ada yang menggangguku.”(HR.IBNU majah 3538)

Kesimpulan :

1. Syaitan bisa masuk dan ada dalam tubuh manusia tanpa pandang buluh,usman bin ash seorang sahabat dan seorang amil zakat berarti pengurus,selama sholat merasa terganggu gak bisa khusyuk dan hingga lupa bacaan dan bilangan rakaatnya,ini terjadi berulang2.Tapi kalau satu kali itu manusiawi.

Ada imam sering lupa terus jumlah rakaat kurang atau lebih ada gangguan jin.

2. Metode ini adalah tepukan tangan di bagian tubuh tertentu fungsinya membikin rasa sakit pada tubuh jin,tepukan2 ringan dan tidak terlalu keras.

3. Ukhruju aduwallah..! Kalimat perintah ,kalimat keras sebuah bentakan keras untuk memberi rasa getar dan takut pada jin,agar keluar.Atau kalimat lembut yg niatnya untuk keluar dan terpisah dari jasad manusia.

4. Yang bisa masuk dalam tubuh manusia ini berarti jin tergolong syaitan ,otomatis musuhnya Allah.

5. Meludahi bagi nabi wajar dan pantas di lakukan karena ludah beliau wangi,namun bukan berarti gak boleh silahkan tehnik ludah tapi jgn kedalam mulutnya.

Ludah sembarang tubuh ,bahkan untuk meludahi jimat sangat dasyat.

6. Lakukan tindakan fisik seperti menepuk berulang2,sampai sembuh.

Nb : bagian tubuh yg memar,bengkak,bisul,luka,bekas operasi jgn di usap arau di tepuk tapi cukup di tiup2 saja.

8. TEHNIK MEMBACAKAN AYAT TANPA SENTUHAN FISIK,DENGAN SUARA TERDENGAR.

Dari Abdurrahman bin Abu Laila dari ayahnya Abu Laila dia berkata, “Ketika aku sedang duduk di samping Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, tiba-tiba datang seorang Arab Badui seraya berkata, ‘Sesungguhnya aku mempunyai saudara yang menderita sakit.” Beliau bertanya: “Apa sakit yang meninmpa saudaramu?” Dia menjawab, “Dia terserang ayan.” Beliau bersabda: “Pergi dan bawalah dia kesini.” Maka dia pergi dan kembali (kepada beliau) bersama saudaranya dan mendudukkannya di depan beliau, maka aku mendengar beliau memberikan perlindungan kepadanya dengan Al Fatihah, empat ayat dari permulaan surat Al Baqarah, dua ayat dari tengahnya dan (ayat) WA ILAAHUKUM ILAAHUWWAAHID (dan tuhan kalian adalah tuhan yang satu), ayat kursi, tiga ayat dari penghujung surat Al Baqarah, dan satu ayat dari surat Ali ‘Imran. Aku yakin beliau mengucapkan: “SYAHIDALLAHU ANNAHU LAA ILAAHA ILLA HUWA (Allah bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Dia) ‘. Beliau juga membaca satu ayat dari surat Al A’raaf: INNA RABBAKUMULLAHULLADZI KHALAQ (sesungguhnya Rabb kalian adalah yang menciptakan) ‘, satu ayat dari surat Al MuKminun: WA MAN YADA’U MA’ALLAHI ILAAHNA AAKHAR LAA BURHAANA LAHU BIHI ‘(Dan barang siapa yang menyeru bersama dengan Allah yaitu ilah yang lain, maka tidak ada petunjuk baginya), satu ayat dari surat Al Jin: WA ANNAHU TA’ALA JADDU RABBINAA MATTAKHADZA SHAAHIBATAN WA LAA WALADA (Dan bahwasannya Maha Tinggi kebesaran Rabb kami, Dia tidak beristeri dan tidak (pula) beranak) ‘. Sepuluh ayat dari surat Ash Shaffaat, tiga ayat dari akhir surat Al Hasyr, dan QULHUWALLAHU AHAD, dan dua mu’awidzatain. Kemudian orang Arab Badui itu bangun dan sembuh seakan-akan tidak menderita sakit.”(HR.ibnu majah 3539)

Kesimpulan :

Hadits ini menunjukan Rasulullah membacakan ayat2 perlindungan suara terdengar,sehingga di fahami ayat demi ayat,sehingga Abi laila tahu betul ayat berapa dan surat apa,ini menandakan abi laila hafidz quran karena memahami nama surat yg di bacakan nabi.

Hikmahnyan dgn bacaan yg semakin keras akan membuat syaitan bergetar,panik,terusik,terganggu,marah,bahkan menutup telinga karena panas.

Uniknya baru satu beberapa ayat sudah bereaksi…respon tubuh.

TEHNIK ini adalah sebagai permulaan ,ketika terjadi reaksi misal muntah,kesemutan,sakit,kesurupan dan lain2 baru ada tindakan fisik dengan tehnik2 sapuan,tiupan,pukulan,bentakan dll.

9. TEHNIK RUQYAH DENGAN MENCARI BUHUL2 SIHIRNYA.

Dari Aisyah dia berkata, “Seorang Yahudi dari Bani Zuraiq yang bernama Labid bin Al A’sham telah menyihir Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, sehingga Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pun di buat seakan-akan telah melakukan sesuatu pekerjaan yang beliau tidak kerjakan.” Aisyah melanjutkan, “Sampai di suatu hari -atau suatu malam-, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berdo’a, berdo’a dan berdo’a, kemudian beliau bersabda: “Wahai Aisyah, apakah kamu telah merasakan bahwa Allah telah memberikan fatwa (menghukumi) dengan apa yang telah aku fatwakan (hukumi)? Dua orang laki-laki telah datang kepadaku, lalu salah seorang dari keduanya duduk di atas kepalaku dan satunya lagi di kakiku. Kemudian orang yang berada di kepalaku berkata kepada orang yang berada di kakiku, atau orang yang berada di kakiku berkata kepada orang yang berada di kepalaku; “Menderita sakit apakah laki-laki ini?” dia (salah seorang malaikat yang berada di kaki beliau atau kepala beliau) berkata, ‘Terkena sihir.’ Lalu salah satunya bertanya, ‘Siapakah yang menyihirnya? ‘ dia menjawab, ‘Labid bin Al A’sham.’ Dia bertanya lagi, ‘Dengan benda apakah dia menyishir? ‘ dia menjawab, ‘Dengan rambut yang terjatuh ketika di sisir dan sebatang mayang kurma.” Dia bertanya lagi, “Di manakah benda itu diletakkan?” dia menjawab, “Di dalam sumur milik Dzu Arwan.’ Aisyah berkata, “Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mendatanginya bersama beberapa orang sahabatnya, lantas bersabda: “Demi Allah, wahai Aisyah seakan-akan airnya berubah bagaikan rendaman pohon inai dan seakan-akan pohon kurmanya bagaikan kepada setan.” Aisyah berkata, “Aku bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah anda membakarnya?” beliau menjawab: “Tidak, sesungguhnya Allah telah menyembuhkanku dan aku hanya tidak suka memberikan kesan buruk kepada orang lain dari peristiwa itu.” Kemudian beliau memerintahkan seseorang membawanya (barang yang di pakai untuk menyihir) lalu menguburnya.”(HR ibnu majah 3545)

Kesimpulan :

Nabi Muhammad saw orang yg terjaga kemurnian aqidahnya,di coba oleh Allah ,adanya sihir dari yahudi labid bin a’shom,beliau berdoa dan terus berdoa memohon petunjuk dan pertolongan atas sesuatu yg tidak beliau kerjakan seakan mengerjakan sesuatu.

Turunlah 2 MALAIKAT jibril dan mikail dalam riwayat lain ,memberikan petunjuk bahwa nabi Muhammad saw di sihir dengan suatu benda.Media yg di pergunakan adalah rambut yg terjatuh saat sisiran dan mayang kurma.

Si dukun untuk menyantet bisa menggunakan baju bekas pasien,kuku,rambut ,foto dll.

Obat yg paling ampuh jenis sihir ini kita harus mencari buhul2 sihir itu,karena kita bukan seorang nabi yg selalu ditolong diturunkannya malaikat.

Kita bisa pergunakan keterangan dari jin yg merasukinya di interogasi dan bersumpah untuk berkata jujur,dan di suruh tunjukkan buhul2 sihir itu di pendam,jgn langsung percaya,tapi cek dulu..

Kalau gagal gunakan TEHNIK ISTILHAM ,lewat mimpi.

10. TEHNIK RUQYAH SIRAM AIR

” dari Asma binti Abu Bakar, bahwa di datangkan kepadanya seorang wanita yang menderita sakit demam, ia lantas memerintahkan supaya di ambilkan air, lalu ia menyemburkan pada bagian dada wanita tersebut. Kemudian dia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya demam berasal dari hembusan neraka Jahannam.”(H.R.ibnu majah 3474 shohih)

Demam adalah suhu panas badan ,bagian dari uapnya neraka. Jahanam ,dinginkalah dengan air boleh di kompres seluruh badan setelah di bacakan ayat RUQYAH.

Sediakan air secukupnya bacakan ayat2 RUQYAH buat mandi ,atau berendam.

11. TEHNIK RUQYAH DENGAN MENCEKIK/ SEMBELIHAN

Rasulullah bertempur dengan jin ketika Sholat.

“Sesungguhnya syetan merintangiku dan berbuat kasar kepadaku untuk merusak shalatku, namun aku diberi kekuatan oleh Allah untu mengalahkannya hingga aku pun mencekiknya. Sungguh muncul dalam diriku keinginan untuk mengikatnya pada salah satu tiang dimasjid hingga pagi agar kamu dapat menyaksikannya. Namun tiba tiba aku teringat ucapan saudaraku, Sulaiman, “Ya Tuhanku ampunilah aku dan berikanlah aku kerajaan yang tak layak buat seorangpun sesudahku” (QS Shad:35, Sy).

Maka Allah pun menolaknya dalam kehinaan “. (HR Al Bukhari dan Muslim. Lihat shahih Al Bukhori Juz 1 Halaman 209 dan shahih Muslim Juz 1 Halaman 242)

Mencekik bisa di qiyaskan untuk menyembelih bacakan terlebih dahulu dengan surat alhaser ayat 21.

Ini menunjukkan bahwa Nabi Muhammad bertempur dan berkelahi dalam keadaan sadar,dan dapat mengikatnya untuk di pertontonkan oleh sahabat,dan Nabi bisa melihat jin dan bisa di pertontonkan,krn doa nabi Sulaiman,ahirnya di batalkan.

MENCEKIK JIN

Rasulullah saw mencekik lehernya dan setan itu merasakan sakit ,”

dari Abu Ubaidah dari Abdullah ia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Setan lewat di depanku lalu aku menarik dan mencekiknya hingga aku merasakan dingin lisannya di tanganku. Ia pun berkata; Engkau telah menyakitiku, engkau telah menyakitiku.”(HR.ahmad 3732

12. TEHNIK DOA MELAKNAT

Doa laknat ,” أَلْعَنُكَ بِلَعْنَة اللَّهِ , ثَلَاثًا ”

Riwayat lain di jelaskan , Dari Abu Idris al-Khaulani dari Abu ad-Darda’ dia berkata, “Rasulullah SAW berdiri melakukan shalat lalu kami dengar beliau mengatakan “Aku berlindung kepada Allah darimu”. Setelah itu beliau mengatakan: “Aku melaknat kamu dengan laknat Allah” sebanyak tiga kali seraya menjulurkan tangannya seakan akan beliau menggapai sesuatu. Ketika beliau telah selesai shalat, kami bertanya: “Ya Rasulullah, tadi kami mendengar engkau mengucapkan kata – kata yang belum pernah kami dengar dari engkau mengucapkan itu sebelumnya dan kami pun melihat engkau mengulurkan tanganmu”. Rasullullah SAW bersabda: “Sesungguhnya musuh Allah, iblis datang membawa obor api hendak diletakkan diwajahku, lalu aku berkata: “Aku laknat engkau dengan laknat Allah yang sempurna”. maka iblispun mundur sebanyak tiga langkah. Aku bermaksud menangkapnya. Demi Allah sekiranya bukan karena doa saudaraku Sulaiman, niscaya pagi harinya ia benar – benar terikat dan dapat dijadikan mainan anak – anak Madinah”. (HR Muslim 843)

Kesimpulan yang dapat diambil dari kisah ini adalah :

  1. Jin dapat mengganggu manusia ketika sholat
  2. Jin dapat dikalahkan dalam pertempuran jarak dekat
  3. Jin dapat disakiti / dicekik
  4. Air liur Jin itu dingin
  5. Sahabat Nabi tidak melihat bahwa Baginda sedang berkelahi dengan jin (jinnya berbentuk ghoib) maka manusia bisa menyakiti jin walaupun jin berwujud ghoib.
  6. Iblis dapat membakar manusia dengan energi api
  7. Doa ruqyah yang dibacakan dapat membuat Iblis mundur dan terkalahkan.
  8. Jin dapat diikat dan dapat terlihat manusia hingga bisa menjadi maninan anak-anak madinah.

13. TEHNIK DAKWAH

Tehnik dakwah ketika pasien sadar atau kesurupan,agar jin2 ini bertaubat.

يَٰمَعْشَرَ ٱلْجِنِّ وَٱلْإِنسِ إِنِ ٱسْتَطَعْتُمْ أَن تَنفُذُوا۟ مِنْ أَقْطَارِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ فَٱنفُذُوا۟ ۚ لَا تَنفُذُونَ إِلَّا بِسُلْطَٰنٍ

Hai jama´ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan.(Ar-Rahman – 33)

فَبِأَىِّ ءَالَآءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?(Ar-Rahman – 34)

يُرْسَلُ عَلَيْكُمَا شُوَاظٌ مِّن نَّارٍ وَنُحَاسٌ فَلَا تَنتَصِرَانِ

Kepada kamu, (jin dan manusia) dilepaskan nyala api dan cairan tembaga maka kamu tidak dapat menyelamatkan diri (dari padanya).(Ar-Rahman – 35)

Menunjukkan jin ini bisa di ajak komunikasi dan didakwahi melalui lisan atau jasad manusia yg di rasuki.

14. TEHNIK BEKAM

Bekam adakah sayatan kecil untuk mengeluarkan darah kotor baik karena tercemar racun kimiawi maupun racun sihir,”

karena sesungguhnya setan berjalan dalam tubuh anak Adam seperti aliran darah. Mereka bertanya; Juga dalam tubuh engkau?

Rasulullah bersabda:

Ya, tetapi Allah menolongku atasnya, maka aku pun selamat. [HR. Darimi No.2663].

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ مُجَالِدٍ عَنْ عَامِرٍ عَنْ جَابِرٍ قَالَ وَرُبَّمَا سَكَتَ عَنْ جَابِرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَدْخُلُوا عَلَى الْمُغِيبَاتِ فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَجْرِي مِنْ ابْنِ آدَمَ كَمَجْرَى الدَّمِ قَالُوا وَمِنْكَ قَالَ نَعَمْ وَلَكِنَّ اللَّهَ أَعَانَنِي عَلَيْهِ فَأَسْلَمُ

Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Al ‘Ala`] telah menceritakan kepada kami [Abu Usamah] dari [Mujalid] dari [Amir] dari [Jabir] ia berkata; Terkadang berdiam dari [Jabir], ia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Janganlah kalian masuk menemui para isteri yang ditinggal suami, karena sesungguhnya setan berjalan dalam tubuh anak Adam seperti aliran darah.” Mereka bertanya; Juga dalam tubuh engkau? Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Ya, tetapi Allah menolongku atasnya, maka aku pun selamat.”

BEKAM SIHIR

dari Abu Salamah dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: ‘Sekiranya ada sesuatu yang lebih baik yang dapat kalian gunakan untuk pengobatan, maka itu adalah hijamah (bekam).”(HR.ibnu majah 3467)

bekam sihir dapat dilakukan di semua titik yang dipakai dalam sunnah Thibbun Nabawi. Selain itu, bekam juga boleh dilakukan di titik sendi badan.

“Fungsi berbekam jenis ini ialah untuk mengeluarkan endapan sihir atau darah kotor akibat gangguan jin yang bergerak melalui saluran darah manusia.

“Untuk mengatasi gangguan sihir, bagian yang wajib dibekam ialah kepala dan tengkuk. Bagian tubuh yang lain dibekam mengikut keperluan, bergantung pada jenis sihir.

“Berdasarkan pengalaman saya, pesakit yang menghidap sihir karena Urusan pekerjaan, dadanya akan sakit.

“Korban sihir rumah tangga biasanya sakit di pinggang

“korban akibat sihir pelaris, Biasanya sakitnya di kaki pada waktu tertentu,”

Selama mempraktikkan pengobatan bekam sihir, bahwa, bekam yang disertai amalan bacaan ayat-ayat rukyah itu dapat mengurangkan pengaruh gangguan sihir terhadap pasien sihir.

Titik Pijat Tempat Persembunyian Jin

Beberapa titik titik ditubuh kita yang biasanya di tempati oleh bangsa Jin. Apabila kita menekan titik tersebut dengan diiringi membaca ayat ayat ruqyah jika terjadi reaksi maka biasanya di titik tersebut bersarang jin setan didalamnya.

  1. Kepala, dibagian atas tengah
  2. Dibawah daun telinga
  3. Tengkuk
  4. Ujung jempol kaki dan sela sela jari kelingking kaki.
  5. Diantara kedua alis mata, tekan dengan telunjuk, atau bisa dengan di cubit.
  6. Dua jari dibawah tulang rusuk kiri dengan meletakkan tangan kanan.
  7. Di ulu hati atau tengah dada dengan meletakkan tangan kanan.
  8. Di bawah ketiak.

Reaksi saat dibacakannya ayat ruqyah sambil ditekan pada titik diatas diantaranya pusing, badan seperti melayang, lemas, cemas, sebagian anggota badan bergerak-gerak dan terkadang sampai muntah.

Jika hal tersebut terjadi, maka teruskan saja membaca ayat ayat ruqyah hingga selesai. Lakukan ruqyah mandiri dirumah (cara ruqyah mandiri). Perbanyak istighfar, mohon ampun kepada Allah Ta’ala atas dosa yang pernah dilakukan, perbaiki ibadah kita, jaga akidah, jauhi syirik perkuat iman dan tauhid kita.

*Jangan lupa berwudhu sebelum melakukan terapi ruqyah mandiri dan niatkan agar Allah jadikan Al-Qur’an yang kita dengarkan ini Syifa’ dan berharap agar Allah sembuhkan diri kita dari seluruh penyakit medis dan non medis yang sedang dirasakan. Mulailah ruqyah dengan membaca Taawwudz dan doa perlindungan.

TEKNIK MENYADARKAN ORANG PINGSAN

Tehnik ini sangat ampuh untuk menyadarkan orang yang pingsan karena berbagai sebab juga menyadarkan orang yang kesurupan, terkadang seorang peruqyah kesulitan untuk menyadarkan pasien dari kondisinya yang tidak sadar karena setan masih menguasai alam bawah sadarnya. Insya Allah tehnik ini sudah melalui percobaan yang banyak dan sangat aman dan praktis dilakukan untuk menyadarkan seseorang dari kondisi kesurupan/pingsan.

1.   Oleskan minyak wangi, minyak kayu putih (yang sudah diruqyah surat Al-Fatihah 7 x sembari membentuk kekuatan niat untuk menyadarkannya dari kesurupan) pada lubang hidung orang yang pingsan/kesurupan sembari memanggil-manggil namanya.

2.   Ketuk (tapping) dengan jari telunjuk berulangkali dengan cukup keras titik dibawah dua lubang hidung diatas bibir sembari memanggil-manggil namanya. Sebelumnya bacakan surat Al-Fatihah 1,3,7x lalu tiupkan pada jari telunjuk sembari membentuk kekuatan niat dalam hati untuk menyadarkannya dari pingsan/kesurupan.

3.   Tekan/pijit dengan cukup keras jempol kaki (kiri dan kanan) atau jempol tangan (kiri dan kanan) sembari memanggil-manggil namanya. Sebelumnya bacakan surat Al-Fatihah 1,3,7x lalu tiupkan pada jari-jemari kita sembari membentuk kekuatan niat dalam hati untuk menyadarkannya dari pingsan/kesurupan.

4.   Bacakan surat Al-fatihah 1,3,7 kali ditambah dengan membaca surat Al-Fajr ayat 27-30 sebanyak 1,3, atau 7 kali pada seember air dengan sebelumnya membentuk kekuatan niat untuk menyadarkannya dari kesurupan. lalu setiap selesai 1 surat tiupkan nafas kita ke air. Lalu semburkan keseluruh kepalanya atau jika kasusnya berat semburkan keseluruh tubuhnya sembari memanggil-manggil namanya.

5.   Boleh menggunakan (menggabungkan/mengkombinasikan) seluruh tehnik diatas untuk satu kasus kesurupan/pingsan.

TEKNIK SPOT –
MENCARI SARANG PERSEMBUNYIAN JIN DI DALAM TUBUH
Bagi anda penterapi Ruqyah, atau peruqyah Mandiri, kadang jin pintar bersembunyi , ada bangsa jin yang memiliki shield/ benteng perlindungan diri sehingga dia bisa bertahan terhadap gempuran frekwensi ayat Qur’an yang di baca, walaupun saya punya keyakinan semakin tauhid dan kesolihan si Penterapi tinggi ( maqom derajat di sisi Allah tinggi ) , maka tak ada satupun jin yang bisa bertahan terhadap ruqyah yang dilakukan,
bagi penterapi yang kesulitan mengeluarkan jin dengan murni teknik bacaan, maka bisa dikombinasikan dengan teknik tekanan di pembuluh darah besar atau istilahnya yang dikenal dikalangan peruqyah titik spot
Caranya :
– Bangun niat untuk memohon pertolongan kepada Allah
– ajak pasien/ diri kita untuk jujur meninggalkan perilaku kesyirikan dan kezaliman dengan cara bertaubat dan istighfar
* perilaku kesyirikan diantaranya ; masih percaya dukun, ritual mistik, ritual agama yang menyimpang, olah kanuragan, susuk,pengasihan, tenaga dalam,kekebalan, jahat dengan orang lain, masih memegang ajimat,pusaka dlsb)
* jika masih ada pusaka , jimat dlsb taubat niat memusnahkannya baca ayat Kursi lalu bakar
– Jika semua sudah dilakukan,
* Baca Alfatiha sebagai pembuka do’a ” mantapkan di ayat “Iyyakana’budu waiyya kanasta’iin ” hayati maknanya kita mohon pertolongan hanya kepada Allah azza Wajalla,
* Baca surah Al hasr ayat 21 ” niatkan hati untuk mohon kepada allah akan menghancurkan sarang2 jin di dalam tubuh”baca beberapa kali sehingga timbul keyakinan Allah mengijabah niat kita
* tekan titik spot seperti pada gambar di bawah sambil baca ayat kursi,
* jika di salah satu titik spot pasien bereaksi, bacalah ayat-ayat ruqyah di titik tersebut sambil lakukan tekanan
* jin akan berteriak ‘ dakwahi suruh bersyahadat lalu bantu keluar
* jika membandel, mohon kepada Allah untuk melemahkan dan mengeluarkan jin tersebut.
– semoga bermanfaat, wa barokallahufikum

Semoga Allah permudah kesembuhan bagi yang sedang sakit.

Hanya kepada Allah ﷻ kita memohon perlindungan.

Semoga bermanfaat dan BAROKAH.