Keajaiban Air Ruqyah secara Ilmiah

Penelitian Ilmuwan Jepang:

Ternyata Air Dapat Mendengar

Inilah keajaiban air yang sangat luar biasa. Ternyata air dapat mendengar dan molekulnya berubah bentuk.

Dalam kitab-kitab tafsir klasik, ayat tadi diartikan bahwa tanpa air semua akan mati kehausan. Tetapi di Jepang, Dr. Masaru Emoto dari Universitas Yokohama dengan tekun melakukan penelitian tentang perilaku air.

Dalam buku Masaru Emoto yang berjudul “The Secret Life of water” dia mengatakan, “Kekuatan doa memiliki kemampuan untuk mencapai ke jarak ruang dan waktu yang jauh. Melalui foto-foto kristal air, saya telah berusaha membantu orang di seluruh dunia memahami kekuatan serta keajaiban doa, dan saya telah mendorong orang dimana pun untuk berdoa bagi perdamaian di dunia.”

Dia juga mengatakan bahwa air dapat membaca, mendengar, melihat, dan merekam. Air mampu membedakan mana hal positif mana hal negatif, dan air menyampaikan pengetahuannya kepada kita dengan cara yang amat mengagumkan. Jika air di perdengarkan dengan kata-kata positif seperti cinta dan syukur atau terima kasih maka air akan berbentuk kristal yang sangat indah tetapi jika air diperdengarkan dengan kata-kata negatif seperti bodoh, setan, atau musik yang keras air tidak akan membentuk kristal bahkan hanya bulir-bulir yang tidak memiliki kejelasan bentuk.

Air bisa mendengar yang kamu ucapkan, ini penjelasan ilmiahnya

Allah Swt. Berfirman pada (QS. Al-Anfaal:11)
“Ingatlah ketika Allah menjadikan kamu mengantuk sebagai suatu penentraman daripada-Nya, dan Allah menurunkan kepadamu hujan dari langit untuk mensucikan kamu dengan hujan itu dan menghilangkan dari kamu gangguan-gangguaan syaitan dan untuk menguatkan hatimu dan memperteguh dengannya telapak kakimu”

Dari ayat diatas dikatakan bahwa air dapat mensucikan dan menghilangkan dari gangguan-gangguan syaitan. Maka seperti yang dikatakan Masaru Emoto, jika air bisa mendengarkan apa yang kita ucapkan, berdoalah dan panjatkan apapun keinginan yang diinginkan pada Allah Swt. dengan media air. Karena air akan mendengarkan segala yang di ucapkan, dan ketika air yang sudah di doakan kemudian di minum semoga apa yang dipanjatkan jadi akan mengalir dalam tubuh dan menimbulkan hal-hal positif dalam tubuh kita seperti menyembuhkan penyakit.

Islam mengajarkan umatnya untuk melakukan ruqyah sebagai cara penyembuhan. Arti dari ruqyah sendiri adalah metode penyembuhan dengan cara membacakan sesuatu pada orang yang sakit akibat dari ‘ain, sengatan hewan, bisa, sihir, rasa sakit, gila, kerasukan dan gangguan jin. Rasulullah Saw. jika merasakan sakit meniupkan bacaan surat Al Ikhlas, Al Falaq dan An Naas pada tangan beliau sebanyak 3 kali. Lalu mengusapkan kedua tangannya pada bagian tubuh yang mampu diusap sebelum tidur. Dimulai dari kepala, wajah, lalu ke dada. Sebagaimana hal ini dikabarkan oleh ‘Aisyah R.a. dalam hadits yang shahih.

Selain itu, Jibril pernah meruqyah beliau Rasulullah Saw. ketika beliau sakit, dengan menggunakan air yang dibacakan:
“Dengan nama Allah aku meruqyahmu, dari segala sesuatu yang mengganggumu, dan dari keburukan penyakit ‘ain yang timbul dari pandangan mata orang yang dengki, semoga Allah menyembuhkanmu, Dengan nama Allah aku meruqyahmu.”

Rasulullah Saw. Sering mendoakan orang yang sakit dengan doa:

“Ya Allah, Rabb bagi manusia. Hilangkanlah penyakit ini dan sembuhkanlah. Engkaulah yang Maha menyembuhkan, tidak ada kesembuhan melainkan hanya dari-Mu. Berikanlah kesembuhan yang tidak meninggalkan sisa sedikit pun.”

Membacakan ayat Al-Qur’an ke air, kemudian diminum

Caranya, kita membaca ayat-ayat ruqyah dengan mendekatkan segelas air bersih ke mulut. Selesai membaca ayat ruqyah, air tersebut diminum.

Diriwayatkan dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau berkata,

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menemui Tsabit bin Qais ketika sedang sakit. Kemudian beliau berdoa,

اكْشِفِ الْبَأْسَ رَبَّ النَّاسِ عَنْ ثَابِتِ بْنِ قَيْسِ بْنِ شَمَّاسٍ

“Iksyifil ba’sa Rabban naas ‘an Tsabit bin Qais bin Syammas.” [Hilangkanlah penyakit dari Tsabit bin Qais bin Syammas, wahai Rabb seluruh manusia.]

Kemudian beliau mengambil debu tanah dari Baththan dan memasukkannya ke dalam gelas, kemudian beliau menyemburkan air ke dalamnya, lalu menuangkan kepadanya.”

Hadits di atas diriwayatkan oleh Abu dawud (no. 3885); An-Nasa’i dalam ‘Amalul yaumi wal lailah (no. 1017); Ath-Thabrani dalam Al-Mu’jam Al-Kabir (no. 1323) dan Ibnu Hibban dalam Al-Mawaarid (no. 1418), dari jalur Yusuf bin Muhammad bin Tsabit bin Qais, dari ayahnya, dari kakeknya secara marfu’ (bersambung sampai kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.). Ibnu Hajar berkata tentang Yusuf bin Muhammad di dalam At-Taqriib, “Maqbuul” (diterima). Yaitu, ketika riwayat yang disampaikan terdapat mutaba’ah-nya.

Dan hadits ini memiliki syawahid yang menguatkannya, di antaranya hadits ruqyah dengan menggunakan air dan garam dan juga hadits tentang ruqyah dengan tanah dan air ludah.

Adanya manfaat dari air yang sudah dibacakan ruqyah kepada orang sakit adalah sesuatu yang telah diketahui, pengaruhnya pun bisa dilihat, karena air memiliki karakteristik tersendiri. Jika digabungkan dengan ruqyah, maka terkumpullah dua sebab sekaligus, yaitu sebab konkret dan sebab abstrak. Di antaranya, manfaat bagi orang yang terkena sihir jika sihir tersebut dikirimkan melalui sesuatu yang diminumkan.

Dalil lain yang menunjukkan disyariatkannya membacakan ruqyah ke air adalah hadits-hadits tentang tata cara mengobati orang yang terkena ‘ain. Yaitu, orang penyebab ‘ain mandi, lalu airnya dituangkan kepada orang yang terkena ‘ain. Jika semata-mata mandi saja bisa bermanfaat untuk orang yang terkena ‘ain, padahal air tersebut tidak dibacakan ayat ruqyah, maka bagaimana lagi jika air tersebut dibacakan ruqyah lalu ditiup dengan sedikit bercampur air ludah? Padahal dalam ruqyah tersebut terdapat kalamullah, yang semuanya mengandung keberkahan dan mengandung kebaikan bagi seluruh manusia.

Maka adanya manfaat dari air yang dibacakan ruqyah itu lebih jelas daripada sekedar air (bekas) mandi orang yang menyebabkan gangguan ‘ain. Lebih-lebih lagi jika yang membaca doa ruqyah tersebut ikhlas kepada Allah Ta’ala.

Berdasarkan penjelasan diatas bisa disimpulakan bahwa air adalah sumber kehidupan muka bumi dan juga merupakan sumber pengetahuan yang luar biasa yang dapat menjaga kesehatan tubuh dan menyembuhkan berbagai penyakit. Tetapi percayalah semua kesembuhan datangnya dari Allah Swt. jangan lah menjadi musyrik karena mempercayai air seperti tuhan yang bisa menyembuhkan karena air hanyalah sebuah media saja dan juga sudah semestinya kita menjaga lingkungan dengan tidak mencemari air karena akan merusak ekosistem dan kehidupan makhluk hidup.

Perubahan bentuk Air yang diucapkan kata dan kalimat Positiv

Ternyata molekul air membentuk kristal segi enam yang indah. Percobaan diulangi dengan membacakan kata, “Arigato (terima kasih dalam bahasa Jepang)” di depan botol air tadi. Kristal kembali membentuk sangat indah.

Prof. Dr. Masaru Emoto

Lalu dicoba dengan menghadapkan tulisan huruf Jepang, “Arigato”. Kristal membentuk dengan keindahan yang sama. Selanjutnya ditunjukkan kata “setan”, kristal berbentuk buruk.

Diputarkan musik Symphony Mozart, kristal muncul berbentuk bunga. Ketika musik heavy metal diperdengarkan, kristal hancur.

Ketika 500 orang berkonsentrasi memusatkan pesan “peace” di depan sebotol air, kristal air tadi mengembang bercabang-cabang dengan indahnya.

Dan ketika dicoba dibacakan doa Islam, kristal bersegi enam dengan lima cabang daun muncul berkilauan.

Berikut adalah gambar keajaiban air tsb :

Ketika air dibacakan doa untuk kesembuhan didepan sebotol air maka molekul kristal air yang terekam seperti gambar dibawah:

Ketika dicoba dibacakan doa Islam, kristal bersegi lima dengan enam cabang daun muncul berkilauan:

Ketika diputarkan musik symphony Mozart, kristal muncul berbentuk bunga:

Ketika musik heavy metal diperdengarkan, kristal akan hancur.

Kristal air ini merekam lagu ‘Imagine’ dari John Lennon. Spt lagunya, kristal ini unik dan indah. Setiap elemen tumbuh dg harmonis:

Saat diungkapkan ‘war’, kepada kristal air (sebelah kiri), maka bentuk kristal ‘peace’ (kanan) tertabrak oleh benda mirip pesawat (WTC pd 9 Sept). Gambar direkam sebelum kejadian:

Selanjutnya ditunjukkan kata ”malaikat” : terbentuk rantai dg kristal hexagonal yg indah (gambar kiri) dan ketika ditunjukan kata “setan”, kristal berbentuk buruk dg bola api ditengah (gambar kanan):

Kristal air yang direkam dari mata air yg masih jernih di Jepang:

Dr. Emoto akhirnya berkeliling dunia melakukan percobaan dengan air di Swiss, Berlin, Prancis, Palestina, dan ia kemudian diundang ke Markas Besar PBB di New York untuk mempresentasikan temuannya pada bulan Maret 2005 lalu.

Ternyata air bisa “mendengar” kata-kata, air bisa “membaca” tulisan, dan air bisa “mengerti” pesan!

Dalam bukunya The Hidden Message in Water, Dr. Masaru Emoto menguraikan bahwa air bersifat bisa merekam pesan, seperti pita magnetik atau compact disk.

Semakin kuat konsentrasi pemberi pesan atau pemberi doa, maka semakin dalam pula pesan yang akan tercetak di dalam molekul-molekul air tersebut.

Kemudian molekul-molekul air yang sudah diberi pesan itu bisa mentransfer pesan tadi melalui molekul-molekul air yang lain.

Barangkali temuan ini bisa menjelaskan, kenapa air putih yang didoakan bisa menyembuhkan si sakit.

Dulu hal seperti ini kita anggap musyrik, atau paling sedikit kita anggap sekadar sugesti, tetapi ternyata molekul air itu memang bisa untuk menangkap pesan doa kesembuhan, kemudian menyimpannya, lalu vibrasinya akan merambat kepada molekul air lain yang ada di dalam tubuh si sakit.

Tubuh manusia memang 75% terdiri atas air. Otak terdiri dari 74,5% air dan darah terdiri dari 82% air. Bahkan tulang yang keras pun mengandung 22% air.

Air putih galon di rumah, bisa setiap hari didoakan dengan khusyu kepada Allah, agar anak yang meminumnya saleh, sehat, dan cerdas, dan agar suami yang meminum tetap setia.

Air tadi akan berproses di tubuh meneruskan pesan kepada air yang ada di otak dan pembuluh darah. Dengan izin Allah, pesan tadi akan dilaksanakan tubuh tanpa kita sadari.

Bila air minum di suatu kota didoakan dengan serius untuk kesalehan, insya Allah semua penduduk yang meminumnya akan menjadi baik dan tidak beringas.

Rasulullah saw. bersabda, “Zamzam lima syuriba lahu”, yang artinya “Air zamzam akan melaksanakan pesan dan niat yang meminumnya”.

Barang siapa minum supaya kenyang, dia akan kenyang. Barang siapa minum untuk menyembuhkan sakit, dia akan sembuh.

Pantaslah air zamzam begitu berkhasiat karena dia menyimpan pesan doa jutaan manusia selama ribuan tahun sejak Nabi Ibrahim a.s. membangun Ka’bah.

Bila kita renungkan berpuluh ayat Al Quran tentang air, kita akan tersentak bahwa Allah rupanya selalu menarik perhatian kita kepada air.

Bahwa air tidak sekadar benda mati. Dia menyimpan kekuatan, daya rekam, daya penyembuh, dan sifat-sifat aneh lagi yang menunggu disingkap manusia.

Jelas bahwa suara dapat memengaruhi segala sesuatu di sekitar kita. Inilah yang dibuktikan Masaru Emoto, ilmuwan Jepang, dalam eksperimennya terhadap air. Ia menemukan bahwa medan elektromagnetik pada molekul-molekul air itu sangat terpengaruh oleh suara, dan ada suara-suara tertentu yang memengaruhi molekul dan membuatnya lebih teratur.
Apabila kita mengingat bahwa 70% tubuh manusia itu adalah air, maka suara yang didengar manusia itu memengaruhi keteraturan molekul-molekul air pada sel-sel tubuh, dan juga memengaruhi molekul-molekul itu bergetar, sehingga dapat memengaruhi kesehatannya.

Para peneliti lain mengonfirmasi bahwa suara manusia dapat mengobati banyak macam penyakit termasuk kanker. Para terapis juga menyetujui bahwa ada suara-suara tertentu yang lebih efektif dan memiliki kekuatan penyembuh, khususnya dalam meningkatkan sistem kekebatan tubuh.

Gambar: bentuk molekul air berubah ketika dihadapkan pada suara.

Jadi, suara itu berpengaruh sangat besar terhadap air yang kita minum. Apabila Anda membacakan al-Qur’an pada air, maka karakteristiknya akan berubah dan air itu akan mentransfer efek-efek al-Qur’an itu kepada setiap sel dalam tubuh, sehingga mengakibatkannya sembuh. Dalam gambar kita melihat molekul air yang didinginkan. Medan elektromagnetik di sekitar molekul ini berubah secara kontinu disebabkan efek suara.

Islam adalah agama yang paling melekat dengan air. Shalat wajib perlu air wudlu 5 kali sehari. Habis bercampur, suami istri wajib mandi. Mati pun wajib dimandikan.

Tidak ada agama lain yang menyuruh memandikan jenazah, malahan ada yang dibakar. Tetapi kita belum melakukan zikir air. Kita masih perlakukan air tanpa respek. Kita buang secara mubazir, bahkan kita cemari.

Seorang ilmuwan Jepang telah merintis. Ilmuwan muslim harus melanjutkan kajian kehidupan ini berdasarkan Al Quran dan hadits.

Wallahu a’lam,

“Dan Kami ciptakan dari air segala sesuatu yang hidup.”  (QS. Al Anbiya : 30)

Informasi lengkap di alamat berikut ini : www.masaru-emoto.net

Water: Top Secret Masaru Emoto

Water can record our thinking  – taking the water sample

Water message , water knows, water is a recorder

*****

#copas dari berbagai sumber

m.brilio.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *