Ruqyah Penyembuh penyakit Emosi, Jiwa & Phisik

 Ada banyak fenomena orang yang menderita penyakit yang sembuh setiap hari karena ruqyah ( membaca al-Qur’an & doa Rasulullah). Kita tidak bisa menolaknya, karena kesembuhan itu benar-benar terjadi. Ini juga terjadi pada diri saya saat membaca ayat-ayat tertentu untuk penyakit tertentu, dan penyakit tersebut pun sembuh!

Setelah melakukan riset, maka salah satu hasil terpenting dari riset yang berlangsung selama beberapa tahun ini adalah: Dalam setiap ayat al-Qur’an Allah meletakkan daya penyembuh untuk penyakit tertentu apabila ayat-ayat ini dibaca dengan bilangan (pengulangan) tertentu.

Pada dasarnya, ketika kita mengamati alam di sekitar kita, maka kita menyadari bahwa setiap satuan atom itu bergetar dalam frekuensi tertentu, apakah atom itu adalah bagian dari metal, air, sel, atau apapun. Ini adalah fakta ilmiah.

Struktur dasar alam semesta ini adalah atom, dan struktur dasar tubuh kita adalah sel. Setiap sel terbuat dari jutaan atom, dan setiap atom terbentuk dari nukleus positif dan elektron negatif yang mengelilinginya. Karena rotasi ini, medan elektromagnetik dihasilkan, sama seperti medan-medan yang dihasilkan oleh suatu mesin.

Gambar: Atom merupakan struktur dasar pada alam semesta dan juga pada tubuh kita. Ia bergetar secara konstan, dan itu berarti setiap benda itu bergetar dengan sistem yang seksama. Sel-sel juga bergetar dengan sistem yang seksama, dan setiap getaran di sekitar kita memengaruhi sel-sel kita. Rahasia yang membuat otak ini berpikir adalah sebuah program akurat di dalam sel-sel otak kita.

Program ini berada di setiap sel yang melakukan pekerjaannya secara seksama. Penyimpangan terkecil pada pekerjaannya dapat mengakibatkan ketidak-seimbangan dan kekacauan pada sebagian organ tubuh. Terapi terbaik terhadap ketidak-seimbangan ini adalah merestorasi keseimbangan kepada tubuh. Para ilmuwan menemukan bahwa sel-sel tubuh itu terpengaruh oleh bermacam-macam gelombang seperti gelombang sinar, gelombang radio, gelombang suara, dan lain-lain. Tetapi, suara apa?

Gambar: Masing-masing sel di tubuh kita bergetar dengan sistem yang seksama, dan perubahan sekecil apapun pada getaran itu akan mengakibatkan sakit pada sebagian organ tubuh. Itulah kenapa sel-sel yang rusak itu harus digetarkan untuk mengembalikan keseimbangan padanya. Kita tahu bahwa suara itu terbentuk dari gelombang atau getaran yang bergerak di udara dengan kecepatan 340 m/detik. Setiap suara memiliki frekuensi sendiri, dan manusia bisa mendengar suara dengan frekuensi antara 20/detik hingga 20.000/detik.
Gelombang-gelombang tersebut menyebar di udara lalu ditangkap telinga, lalu ia berubah menjadi sinyal-sinyal elektrik, dan bergerak melalui syaraf suara menuju acoustic bark di dalam otak.

Sel-sel tersebut menyesuaikan diri dengan gelombang, lalu gelombang tersebut bergerak ke berbagai bagian otak, khususnya bagian depan. Semua organ itu bekerja secara bersama sesuai seirama dengan sinyal-sinyal tersebut, dan menerjemahkannya ke dalam bahasa yang dipahami manusia. Lalu, otak menganalisa sinyal-sinyal itu dan memberikan perintahnya kepada berbagai organ tubuh untuk menyesuaikan dengan sinyal-sinyal tersebut.

Suara terdiri dari getaran-getaran mekanik yang sampai ke telinga lalu ke sel-sel otak yang menyesuaikan dengan getaran-getaran tersebut, dan mengubah getarannya sendiri. Itulah mengapa suara itu dianggap sebagai energi obat yang efektif, tergantung pada sifat suara itu dan frekuensinya. Kita menemukan energi penyembuh di dalam al-Qur’an karena ia merupakan Kitab Allah.

Dari sinilah muncul terapi suara: Suara adalah getaran, dan sel-sel tubuh itu selalu bergetar, lalu suara memengaruhi sel-sel tersebut. Inilah yang ditemukan para peneliti akhir-akhir ini. Di akhir abad 21 di Washington University, para ilmuwan menemukan bahwa kerja sel otak bukan hanya mentransfer informasi. Masing-masing sel adalah komputer kecil yang bekerja untuk mengumpulkan informasi, memprosesnya, dan memberikan perintah secara konstan. Ellen Covey, peneliti pada Washington University, mengatakan, ‘Untuk pertama kalinya kita menyadari bahwa otak tidak bekerja layaknya satu komputer besar, melainkan berisi sekian banyak komputer yang bekerja secara kooperatif. Ada komputer kecil dalam setiap sel, dan komputer-komputer tersebut dapat terpengaruhi oleh getaran di sekitarnya, khususnya suara.

Gambar: Berbagai eksperimen menunjukkan bahwa di dalam tiap-tiap sel dalam otak terdapat komputer supermini di mana Allah menginstal program akurat yang mengatur sel dan mengontrol kerjanya. Eksperimen juga menunjukkan bahwa suara dapat memengaruhi sel. Ini adalah gambar sel yang terpengaruh oleh suara, dan medan elektromagnetik terbentuk di sekitarnya.

Jadi, dapat kami katakan bahwa sel-sel tiap organ tubuh itu bergetar dalam frekuensi tertentu, dan membentuk sistem yang kompleks dan koordinatif, yang dapat terpengaruh oleh suara di sekitarnya. Penyakit yang menjangkiti suatu organ tubuh itu dapat mengakibatkan perubahan pada getaran sel-sel organ tersebut, dan pada kelanjutannya membuatnya menyimpang dari sistem tubuh secara umum. Itulah mengapa ketika tubuh dihadapkan pada suara tertentu, maka suara itu memengaruhi getaran sistem tubuh, khususnya pada organ yang tidak normal. Organ ini akan merespon suara tertentu untuk mengembalikan sistem getarannya yang orisinal, atau dengan kata lain, mengembalikan kondisi kesehatannya. Para ilmuwan menemukan hasil-hasil tersebut belakang ini.

Kronologi Terapi Suara: 
Alfred Tomatis, seorang dokter warga negara Prancis, membuat eksperimen-eksperimen selama lima puluh tahun mengenai indera manusia, dan ia membuat kesimpulan bahwa indera pendengaran merupakan indera yang paling penting! Ia menemukan bahwa pendengaran mengontrol seluruh tubuh, mengatur operasi-operasi vitalnya, keseimbangan, dan koordinasi gerakan-gerakannya. Ia juga menemukan bahwa telinga mengontrol sistem syaraf!

Selama eksperimennya, ia menemukan bahwa syaraf pendengaran terhubung dengan seluruh otot tubuh, dan ini adalah alasan mengapa keseimbangan dan fleksibilitas tubuh, serta indera penglihatan itu terpengaruh oleh suara. Telinga bagian dalam terhubung dengan seluruh organ tubuh seperti jantung, paru-paru, hati, perut, dan usus. Hal ini menjelaskan mengapa frekuensi-frekuensi suara itu memengaruhi seluruh tubuh.

Pada tahun 1960, ilmuwan Swiss yang bernama Hans Jenny menemukan bahwa suara dapat memengaruhi berbagai Artikelal dan membentuk partikular-partikularnya, dan bahwa masing-masing sel tubuh itu memiliki suaranya sendiri, dapat terpengaruh oleh suara, dan menyusun ulang Artikelal di dalamnya. Pada tahun 1974, peneliti Fabien Maman dan Sternheimer mengumumkan penemuan mengejutkan.
Mereka menemukan bahwa setiap organ tubuh itu memiliki sistem vibrasinya sendiri, sesuai dengan hukum fisika. Beberapa tahun kemudian, Fabien dan Grimal serta peneliti lain mengungkapkan bahwa suara dapat memengaruhi sel-sel, khususnya sel kanker, dan bahwa suara-suara tertentu memiliki efek yang lebih kuat. Hal ajaib yang ditemukan dua peneliti itu adalah bahwa suara yang memiliki efek paling kuat pada sel-sel tubuh adalah suara manusia itu sendiri!

Gambar: suara bergerak dari telinga ke otak dan memengaruhi sel-sel otak. Akhir-akhir ini para ilmuwan menemukan bahwa suara memiliki daya penyembuh yang ajaib dan afek mengagumkan terhadap sel-sel otak, dimana ia bekerja untuk mengembalikan keseimbangan ke seluruh tubuh! Bacaan al-Qur’an memiliki efek luar biasa terhadap sel-sel dan dapat mengembalikan keseimbangan.

Otak merupakan organ yang mengontrol tubuh, dan darinya muncul perintah untuk relaksasi organ-organ tubuh, khususnya sistem kekebalan tubuh.
Fabian, seorang peneliti sekaligus musisi, meletakkan sel-sel darah dari tubuh yang sehat dan menghadapkannya pada berbagai macam suara. Ia menemukan bahwa setiap not skala musik dapat memengaruhi medan elektromagnetik sel. Ketika ia memotret sel ini dengan kamera Kirlian, ia menemukan bahwa bentuk dan nilai medan elektromagnetik sel itu berubah sesuai dengan frekuensi-frekuensi suara dan tipe suara orang yang membaca.

Kemudian ia membuat eksperimen lain dengan meletakkan darah orang sakit, memonitornya dengan kamera Kirlian, dan meminta pasien untuk membuat berbagai macam suara. Ia menemukan, sesudah memproses gambar, bahwa not tertentu dapat mengakibatkan perubahan pada medan elektromagnetiknya dan menggetarkannya secara seutuhnya dengan merespon suara pemiliknya.

Akhirnya ia menyimpulkan bahwa ada not-not tertentu yang bisa memengaruhi sel-sel dan membuatnya lebih vital dan aktif, bahkan meregenerasinya. Ia menarik suatu hasil yang penting: suara manusia memiliki pengaruh yang kuat dan unik terhadap sel-sel tubuh; pengaruh ini tidak ditemukan pada instrumen lain.
Peneliti ini menyatakan, ‘Suara manusia memiliki nada spiritual khusus yang membuatnya menjadi sarana pengobatan yang paling kuat.’ Fabien menemukan bahwa beberapa suara dapat menghancurkan sel-sel kanker, dan pada waktu yang sama dapat mengaktifkan sel-sel yang sehat.

Gambar: Sel kanker hancur hanya dengan frekuensi-frekuensi suara! Itulah mengapa bacaan al-Qur’an memiliki pengaruh yang besar terhadap kanker yang paling berbahaya dan penyakit yang sangat akut!
Tetapi, apakah pengaruh ini hanya terbatas pada sel-sel? Jelas bahwa suara dapat memengaruhi segala sesuatu di sekitar kita. Inilah yang dibuktikan Masaru Emoto, ilmuwan Jepang, dalam eksperimennya terhadap air. Ia menemukan bahwa medan elektromagnetik pada molekul-molekul air itu sangat terpengaruh oleh suara, dan ada suara-suara tertentu yang memengaruhi molekul dan membuatnya lebih teratur.
Apabila kita mengingat bahwa 70% tubuh manusia itu adalah air, maka suara yang didengar manusia itu memengaruhi keteraturan molekul-molekul air pada sel-sel tubuh, dan juga memengaruhi molekul-molekul itu bergetar, sehingga dapat memengaruhi kesehatannya.

Para peneliti lain mengonfirmasi bahwa suara manusia dapat mengobati banyak macam penyakit termasuk kanker. Para terapis juga menyetujui bahwa ada suara-suara tertentu yang lebih efektif dan memiliki kekuatan penyembuh, khususnya dalam meningkatkan sistem kekebatan tubuh.

Gambar: bentuk molekul air berubah ketika dihadapkan pada suara. Jadi, suara itu berpengaruh sangat besar terhadap air yang kita minum. Apabila Anda membacakan al-Qur’an pada air, maka karakteristiknya akan berubah dan air itu akan mentransfer efek-efek al-Qur’an itu kepada setiap sel dalam tubuh, sehingga mengakibatkannya sembuh. Dalam gambar kita melihat molekul air yang didinginkan. Medan elektromagnetik di sekitar molekul ini berubah secara kontinu disebabkan efek suara.

Bagaimana al-Qur’an mengobati? 

Sekarang, mari kita jawab pertanyaan penting: apa yang terjadi pada sel-sel tubuh dan bagaimana suara itu bisa mengobati? Bagaimana suara ini berpengaruh pada sel-sel yang rusak dan mengembalikan keseimbangannya? Dengan kata lain, bagaimana mekanisme pengobatannya?

Para dokter selalu mencari jalan untuk menghancurkan beberapa virus. Apabila kita berbicara tentang mekanisme virus ini, apa yang membuatnya bergerak dan menemukan jalannya kepada sel? Siapa yang memberi virus itu informasi sehingga bisa menyerang sel dan berkembang biak di dalamnya? Apa yang menggerakkan sel-sel untuk menyerang virus agar menghancurkannya, sementara ia lemah terhadap virus lain?

Gambar: Virus dan kuman juga bergetar dan sangat terpengaruh oleh vibrasi suara, khususnya suara bacaan al-Qur’an. Suara al-Qur’an dapat menghentikan mereka, dan pada waktu yang sama meningkatkan aktivitas sel-sel sehat dan membangkitkan program yang terkacaukan di dalamnya agar siap bertempur melawan virus dan kuman.

Bacaan al-Qur’an itu terdiri dari sekumpulan frekuensi yang sampai ke telinga, lalu bergerak ke sel-sel otak, dan memengaruhinya melalui medan elektronik, lalu frekuensi-frekuensi tersebut mengaktifkan sel-sel. Sel-sel akan merespon medan itu dan memodifikasi vibrasi-vibrasinya. Perubahan pada vibrasi inilah yang kita rasakan dan pahami sesudah mengalami dan mengulangi.

Ini merupakan sistem alamiah yang diberikan Allah pada sel-sel otak. Ini merupakan sistem keseimbangan yang natural. Inilah yang difirmankan Allah kepada kita di dalam al-Qur’an al-Karim, ‘Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah); (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.’ (ar-Rum: 30)

Gambar: Gambaran riil sel darah yang dihadapkan pada suara sehingga medan elektromagnetik di sekitarnya berubah. Suara bacaan al-Qur’an membuat sel menjadi lebih kuat untuk melawan virus dan kerusakan akibat penyakit menular.

Ayat-Ayat Obat 
Setiap ayat dalam al-Qur’an memiliki daya penyembuh untuk penyakit tertentu. Tetapi yang ditekankan Rasulullah saw adalah beberapa surat dan ayat tertentu, seperti membaca al-Fatihah 7 kali, membaca ayat Kursi, dua ayat terakhir surat surat al-Baqarah, dan tiga surat terakhir al-Qur’an.

Anda juga memilih ayat-ayat yang sesuai untuk mengobati penyakit Anda. Sebagai contoh, jika anda merasa gelisah, maka fokuskan pada bacaan surat asy-Syarh. Dan jika Anda sakit kepala, maka bacalah ayat: ‘alau sekiranya Kami menurunkan Al Qur’an ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan takut kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berpikir.’ (al-Hasyr: 21)

Nabi saw membaca ta’awudz ratusan kali setiap hari. Beliau memohon kepada Allah untuk melindunginya dari berbagai hal buruk, termasuk penyakit. Kita juga sangat dianjurkan untuk membaca surat al-Falaq dan an-Nas setiap hari. Semoga Allah menjadikan al-Qur’an sebagai obat bagi kita dari setiap penyakit, lahir dan batin.

Bacaan Al Qur’an menyembuhkan sakit psikis, emosi, jiwa dan phisik

Dalam islam, terdapat beberapa hal yang menyebabkan energi negatif, seperti sifat atau kebiasaan yang buruk, iman yang kurang, kejahatan di masa lalu, atau gangguan dari makhluk gaib, energi negatif tersebut dapat dikeluarkan dengan terapi ruqyah sehingga ketenangan mental dapat dirasakan dan tubuh memiliki energi yang positif.

Jika seseorang sering bersikap aneh secara emosi dan tindakan, sering sakit padahal secara kesehatan tidak terlihat adanya penyakit apapun, bisa jadi hal tersebut adalah gangguan dari jin yang jahat dan mengganggu seseorang tersebut, jin tersebut pun menguasainya dan membuat fisik dan emosi berantakan karena memang tujuannya untuk menyesatkan manusia. Terapi ruqyah dapat dilakukan dengan mengeluarkan jin yang jahat tersebut sebab jin jahat takut pada bacaan Al Qur’an sehingga orang tersebut bebas dari gangguan jin dan memiliki ketenangan mental.

Menstimulasi Otak dengan Gelombang/ Frekuensi yang Keluar Dari Bacaan Terapi ruqyah. Apapun yang berada pada diri manusia yakni dari suara dan apa yang dilihat tentu berpengaruh ke otak dan mempengaruhi mental seseorang, dengan terapi ruqyah, orang tersebut akan mendapat stimulasi berupa makna makna positif dari bacaan Al Qur’an sehingga otak juga akan memberi respon positif dan bersifat seperti detox yang membuang segala penyakit baik itu yang berhubungan dengan mental atau hati dan penyakit fisik. Syaraf tentu berhubungan dengan mental, dengan yaraf yang sehat, otak akan mampu untuk berfikir positif dengan lebih baik sehingga dapat memandang segala sesuatu dari sisi positif dan mencegah serta menyembuhkan segala penyakit mental atau penyakit psikologis. 

Metabolisme tubuh juga merupakan salah satu hal yang mempengaruhi kesehatan mental atau kesehatan psikologi seseorang, dengan terapi ruqyah, maka metabolisme tubuh akan lebih baik karena berhubungan dengan respon otak yang positif sehingga seluruh tubuh juga memiliki respon positif akibat dikendalikan oleh otak, sebab itu umumnya akan lebih mampu menenangkan diri dan mengatur sikapnya dalam segala urusan sehari hari.

Membaca doa doa dari ayat Alquran dan dzikir dapat membantu menenangkan jiwa, mental, termasuk menghilangkan stres dan despresi. Membaca doa tidak harus lewat terapi ruqyah. Saat kita sedang sendirian dianjurkan untuk memperbanyak bacaan doa agar hati lebih tenang.

Membaca doa dan dzikir juga bisa mengendalikan emosi. Ada banyak faktor yang menjadikan seseorang ingin marah, seperti tekanan dari orang orang disekitar, rasa sedih berlebihan ataupun karena godaan setan. Nah, untuk menghilangkan emosi tersebut cara terampuh lewat membaca doa dan berdzikir kepada Allah Ta’ala. Setelah dibacakan doa doa, biasanya hati orang yang diterapi ruqyah akan menjadi lebih tenang dan damai. Hal ini menunjukkan bahwa pengaruh setan sudah tidak ada.

Dengan mengalami sendiri ketika melakukan terapi ruqyah dan mendapatkan ketenangan darinya, maka iman seseorang yang melakukan atau mendapat terapi ruqyah tersebut tentunya akan bertambah, hal itu juga akan berpengaruh terhadap mentalnya dimana orang yang memiliki iman kuat akan mampu melakukan segala hal sesuai dengan ajaran kebaikan agama dan jauh dari segala keburukan.

Apabila senantiasa berdzikir yang merupakan salah satu tahapan ruqyah kepada Allah Ta’ala, maka Allah akan memberikan kekuatan. Bukan berarti kekuatan yang ajaib. Namun pertahanan diri menjadi lebih sehat, tidak mudah terjerat godaan setan dan terhindar dari kesesatan. Manfaat ruqyah juga dapat dirasakan ketika sedang berada dalam ujian dari Allah SWT. Dengan berdzikir, merasa mendapatkan kekuatan untuk lulus dari ujian Nya.

PENYEMBUHAN RUQYAH

Niat meruqyah, lanjut membaca:
Taawudz
Basmallah
Alhamdulillah
Sholawat
Lahaula walaa quwata illa billahi 3x
Tahlil
Astagfirullah 3x
Doa Suwuk
Baca Ayat-ayat :
1. Al Fatihah 7x
2. Ayat Kursy 3x
3. Al Hasyr ayat 21-24 (3×)
4. Al Ikhlas 3x
5. Al Falaq 3x
6. An Naas 3x
7. Sholawat
Putar tangan lembut searah Thowaf (berlawanan arah jarum jam) kedada, ambil, buang setiap selesai membaca surat.

PROSES DETOKSIFIKASI SAAT RUQYAH

Pada pembahasan kali ini saya berusaha untuk menjabarkan mekanisme ilmiah yang terjadi para terapi ruqyah pada proses detoksifikasi, dimana kebanyakan pasien ruqyah selalu muntah, menangis, kedutan, kesemutan, dan beragam reaksi keras lainnya. Mohon maaf hal ini saya buat penjabaran ilmiahnya dengan harapan agar kita tidak hanya mengimani mu’jizat Al-Qur’an secara syarr’iyyah melainkan juga mengimani mu’jizat Al-Qur’an secara ilmiah. Juga menjawab banyaknya pertanyaan “Kok bisa diruqyah bisa muntah, menangis, tubuh terasa kesetrum dll” ?

Berikut ini kajiannya :

Defenisi Energi
Definisi energi (kamus Besar bahasa Indonesia) : daya kerja/tenaga.
Energi berasal dari bahasa Yunani “energia” yaitu kemampuan untuk melakukan usaha.

Pengertian Energy Ruqyah adalah kemampuan melakukan usaha (Penyembuhan, Pembentengan, Perlawanan dari  Penyakit Fisik, Psikis, Gangguan Jin, Serangan Sihir dan Segala Mara Bahaya) hingga menghasilkan daya kerja, kekuatan atau tenaga yang bersumber dari Al-Qur’an dan doa yang disyari’ahkan.

Energi Ruqyah berasal dari keberkahan dan mu’jizat bacaan ayat Suci Al-Qur’an dan Doa-doa Nabi Muhammad.

Quranic Detoksifikasi

Quranic detoksifikasi adalah suatu proses eliminasi atau menetralkan segala macam energy negative, parasit eterik, makhluk eterik (ghoib), racun (toksin) di dalam tubuh seseorang dengan menggunakan energy ruqyah.
Quranic detoksifikasi merupakan suatu pencegahan dengan cara membuang semua bentuk energy negative yang merugikan, racun-racun baik bersifat fisik maupun eterik, timbunan sampah sisa-sisa hasil metabolisme, yang merupakan racun bagi tubuh. Racun ini terakumulasi dalam tubuh kita selama bertahun-tahun. Racun yang terakumulasi dalam tubuh ini akan merusak sel-sel tubuh dan secara bertahap menurunkan kekebalan tubuh, yang dapat menjadi suatu penyakit.

Secara umum, tujuan detoksifikasi antara lain membersihkan energy negative, toksin yang membahayakan dan merusak sel-sel organ tubuh, mengembalikan kendali fungsi dan keseimbangan alami organ-organ tubuh dan sistem-sistemnya secara optimal, memberi kesempatan organ tubuh berisitrahat terutama hati dan sistem pencernaan, menambah energi bagi tubuh untuk melakukan proses metabolisme, dan untuk memperbaiki tiap kerusakan yang terjadi, memperbaiki sirkulasi peredaran darah dan metabolisme, memperbaiki sel-sel yang rusak (revitalisasi) dan menjaga keseimbangannya, membangun sistem kekebalan tubuh, memperbaiki kualitas tidur, mengubah diri dari kurang sehat menjadi sehat.

Reaksi dan Sensasi Quranic Detoksifikasi.
1. Muntah

Muntah adalah aktivitas mengeluarkan isi perut melalui mulut yang disebabkan oleh kerja motorik dari saluran pencernaan. Mual dan muntah disebabkan oleh pengaktivan pusat muntah di otak. Muntah merupakan cara dramatis tubuh untuk mengeluarkan zat yang merugikan.

Muntah dapat disebabkan karena makan atau menelan zat iritatif atau zat beracun atau makanan yang sudah rusak.

Kemampuan untuk muntah dapat mempermudah pengeluaran toksin dari perut. Penyebab muntah bisa karena :

Penyakit infeksi atau radang di saluran pencernaan atau di pusat keseimbangan,
Penyakit-penyakit karena gangguan metabolisme seperti kelainan metabolisme karbohidrat (galaktosemia dan sebagainya), kelainan metabolisme asam amino/asam organic (misalnya gangguan siklus urea dan fenilketonuria),

Gangguan pada system syaraf (neurologic) bisa karena gangguan pada struktur (misalnya hidrosefalus), adanya infeksi (misalnya meningitis dan ensefalitis), maupun karena keracunan (misalnya keracunan syaraf oleh asiodosis dan hasil samping metabolisme lainnya)

Ada fenomena menarik ketika peruqyah meruqyah pasien yang menderita penyakit baik fisik psikis, serangan jin dan sihir. Biasanya pasien kebanyakan selalu muntah ketika peruqyah menyentuh ubun-ubun, perut, dada sembari membacakan ayat-ayat ruqyah atau juga pada saat meminum air yang sudah diruqyah.

Mengapa pasien kebanyakan muntah ?

Pasien yang muntah sesungguhnya diakibatkan karena dorongan yang kuat dari energi ruqyah yang terpancar ketika praktisi QH (Quranic Healing) / peruqyah membacakan ayat-ayat ruqyah. Ketika memegang salah satu bagian tubuh yang sakit, maka tangan praktisi secara langsung memproyeksikan energinya menuju pusat sakit pasien dan energi ruqyah yang terpancar mendorong penyakit untuk segera keluar melalui mulut.

Ada banyak sekali kasus penyakit diakibatkan dari adanya zat-zat yang merugikan tubuh, Pada kasus sihir sebagian besar pasien selalu akan mengalami muntah ketika diruqyah, sebab serangan sihir selalu membawa zat-zat beracun, benda-benda asing ( silet, paku dll), kuman/virus penyakit, termasuk didalamnya makhluk-Makhluk eterik (jin/setan).

Dengan melakukan terapi ruqyah sebagian besar panyakit akan berkumpul di perut karena “ditekan” secara otomatis oleh pancaran energi ruqyah akan digiring oleh energi ruqyah hingga dikeluarkan lewat mekanisme muntahan. Dan kesembuhan tercepat pasien kebanyakan dari mekanisme muntah walaupun ada juga yang keluar lewat buang air besar/kecil, keluar dari pori-pori tubuh.

Subhanallah, Fenomena muntahan adalah bukti nyata dari mu’jizat Al-Qur’an dan Doa-doa yang disyari’ahkan, bagaimana bisa masuk diakal kita dengan hanya memegang salah satu bagian tubuh (tidak melakukan pencetan/penekanan/tepukan) lalu kita membacakan ayat Ruqyah maka secara otomatis penyakit akan berkumpul dan keluar dari mulut dengan membawa semua energi negatif, kotoran penyakit, kuman/virus, makhluk-makhluk eterik yang jahad keluar dari tubuh kita.

Saya sarankan jika dalam terapi ruqyah pasien terasa mau muntah janganlah ditahan dan biarkan semua penyakit keluar dari mulut kita, begitu juga jika pada saat meminum air yang sudah diruqyah terasa mau muntah janganlah ditahan namun dikeluarkan muntahan tersebut……

2.       Kesemutan
Mati rasa dan kesemutan adalah sensasi abnormal yang dapat terjadi di bagian tubuh manapun, tetapi paling sering dirasakan di tangan, kaki, lengan, atau kaki.

Kesemutan terjadi karena aliran darah yang tidak lancar atau sarafnya lemah (neuropati). Sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter ahli penyakit dalam atau saraf.

Kesemutan paling sering dirasakan di tangan, kaki, lengan atau kaki. Penyebabnya antara lain:
Posisi duduk atau berdiri untuk waktu yang lama.

Kurangnya aliran darah ke daerah tertentu. Sebagai contoh, penumpukan plak dari aterosklerosis di kaki dapat menyebabkan nyeri, mati rasa, dan kesemutan sambil berjalan.

Tekanan pada saraf tulang belakang.

Kondisi medis tertentu, termasuk diabetes, tiroid kurang aktif, multiple sclerosis, kejang, migrain atau sakit kepala biasa.

Tingkat abnormal kalsium, kalium, atau natrium dalam tubuh.

Kekurangan Vitamin B-12.
Penyebab kesemutan pada terapi ruqyah
Para pasien yang sebelumnya tidak mempunyai masalah apapun yang menjadi penyebab kesemutan secara medis, dapat menjadi kesemutan ketika diterapi ruqyah. Bentuk kesemutan pada terapi ruqyah ini saya bagi menjadi dua yaitu:

a. Kesemutan sektoral.
Kesemutan/kebas disalah satu bagian tubuh tertentu, seperti pergelangan tangan, pergelangan kaki, ujung jari-jari tangan, ujung jari-jari kaki, dimuka/wajah, dll

b.Kesemutan global.
Yaitu kesemutan/kebas diseluruh bagian tubuh

Kesemutan dalam tinjauan ilmu Quranic Healing ini terjadi/diakibatkan karena tersumbatnya aliran darah oleh jism (jasad) jin. Semakin banyak daerah yang kesemutan/kebas maka semakin banyak pula jin yang sedang berada dalam aliran darah. Kesemutan tidak dapat terjadi jika jin bersembunyi di otak manusia, atau disalah satu organ tertentu (hati, jantung, usus , ginjal dll) . Jika mendapati salah satu organ tubuh kesemutan segera lakukan tehnik tarikan dan buang sebab jika rasa kesemutan diabaikan kemungkinan besar jin akan segera berjalan kembali dan berpindah tempat hingga sulit bagi kita untuk mendeteksinya lagi.

3.     Kedutan
Kedutan ini biasanya sifatnya sektoral disalah satu bagian tubuh tertentu. Kedutan ini diakibatkan  karena gerakan jism (jasad) jin disalah satu bagian tubuh yang terdeteksi ketika terapi ruqyah dilakukan atau terdeteksi oleh pasien pada saat-saat tertentu.  Jika mendapati salah satu organ tubuh kedutan lakukan tehnik pemblokiran dengan memutarkan jari telunjuk memutari wilayah yang kedutan berlawanan jarum jam sembari membaca “yasiin ayat 9″ berulang kali dengan niat memblokir jin hingga dia terpenjara didaerah yang kita lingkari. Yang paling baik tehnik yang dilakukan adalah dengan menepuk daerah yang kedutan sembari membentuk kekuatan niat menghancurkan dan membunuh jin tersebut sembari membaca ayat ruqyah.

4.     Terasa seperti ada listrik yang berjalan
Sensasi ini dikarenakan jism (jasad) jin yang lari/berjalan di sepanjang aliran darah manusia yang terdeteksi pada saat terapi ruqyah dilakukan atau terdeteksi oleh pasien pada saat-saat tertentu. Jika mendapati salah satu organ tubuh terasa tersetrum segera lakukan tehnik tarikan dan buang sebab jika rasa tersetrum diabaikan kemungkinan besar jin akan segera berjalan kembali dan berpindah tempat hingga sulit bagi kita untuk mendeteksinya lagi.

5.     Menangis

Menangis adalah mekanisme alamiah yang sangat penting untuk kesehatan mental dan fisik. Pada saat terapi ruqyah dilakukan tak jarang tiba-tiba tanpa diduga klien / pasien menangis tanpa dapat ditahannya.
Berikut ini ada beberapa manfaat menangis bagi kesehatan dan tubuh yang bisa Anda temukan setelah menangis dan mengeluarkan air mata pada saat terapi Qur’ani dilakukan :

a. Membantu Penglihatan Pasien.
Cairan yang keluar dari mata dapat mencegah dehidrasi pada membran mata yang membuat penglihatan menjadi kabur.

b. Membunuh Bakteri
Dalam air mata terkandung cairan yang disebut dengan lisozom yang dapat membunuh sekitar 90-95% bakteri-bakteri, hanya dalam lima menit.

c. Meningkatkan Mood Pasien.
Pasienyang habis menangis bisa menurunkan level depresi. Karena dengan menangis, mood  pasien  akan bisa naik kembali. Air mata yang dihasilkan dari menangis karena emosi, mengandung 24% protein albumin yang berguna dalam meregulasi sistem metabolisme tubuh dibanding air mata yang dihasilkan dari iritasi mata.

d. Mengeluarkan Racun Dalam Tubuh Pasien.
William H. Frey, seorang ahli biokimia dari Amerika telah melakukan beberapa studi tentang air mata dan menemukan bahwa air mata yang keluar dari hasil menangis karena emosional ternyata mengandung racun. Tapi keluarnya air mata yang beracun itu menandakan bahwa ia membawa racun dari dalam tubuh dan mengeluarkannya lewat mata.

e.Mengurangi Stres pada Jiwa Pasien.
Air mata ternyata juga mengeluarkan hormon stres yang terdapat dalam tubuh yaitu endorphin leucine-enkaphalin” dan “prolactin. Selain menurunkan level stres, air mata juga membantu melawan sejumlah penyakit yang disebabkan oleh stres seperti tekanan darah tinggi.

f. Melegakan Perasaan Pasien.
Setelah pasien menangis, sistem limbik, otak dan jantung akan menjadi lancar, dan hal itu membuat seseorang merasa lebih baik dan lega.

6.   Tubuh bergetar
Getaran ini berupa bergetarnya salah satu bagian tubuh manusia secara terus-menerus seperti ujung jari jemari tangan atau kaki, tangan atau kaki yang bergetar secara continyu, kepala yang terus-menerus menggeleng. Getaran ini sebagian besar diakibatkan penguasaan jin atas syaraf otak manusia yang mengontrol gerakan seluruh tubuh manusia dan bisa juga dikarenakan adanya penguasaan jin atas bagian tubuh tertentu manusia yang kekuasaannya terguncang karena gelombang energi dari hasil pembacaan ayat suci Al-Qur’an.

7.     Sensasi lain yang dapat terjadi selama terapi ruqyah dilakukan adalah:
Rasa panas. Disebabkan terjadinya pembakaran energy negative atau penyakit dan racun dibagian tertentu tubuh yang terasa panas

– Kedinginan.
Disebabkan tubuh akan menurunkan temperaturnya karena energy yang biasa dipakai untuk menghangatkan tubuh akan dipakai banyak untuk mempercepat detoksifikasi.
– Kaku pada salah satu atau seluruh bagian tubuh,
– Tidak dapat mengontrol gerak tubuhnya .
– Dada Berdebar-Debar.
– Nyeri/ serasa ditusuk-tusuk.

WALLAHU A’LAM
Oleh: Perdana Ahmad, SPsi

Semoga Allah paring sembuh.. sehat.. barokah..

http://kaheel7.com/eng/index.php/secrets-of-quran-a-sunnah/238-healing-by-listening-to-quran

hhttps://dosenpsikologi.com/manfaat-ruqyah-untuk-mental

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *