Fungsi Kelenjar Pituary


Hidup Sehat > Fakta Unik

Berkenalan Dengan Kelenjar Pituitari, Si “Kelenjar Master” Pengendali Banyak Fungsi Vital Tubuh

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri – Dokter Umum | Oleh Brigitta MaharaniTanggal update Juli 19, 2018

Tubuh manusia memiliki 14 kelenjar utama yang memiliki tugas teramat penting untuk melakukan berbagai proses biologis. Salah satu kelenjar yang akan dibahas pada artikel ini adalah kelenjar pituitari, yang berbentuk seperti tonjolan dan terletak di bagian bawah otak. Yuk, baca lebih lanjut!

Apa fungsi kelenjar pituitari?

Kelenjar pituitari, atau hipofisis, adalah kelenjar produsen hormon-hormon tertentu yang bertindak sebagai pengedali berbagai aspek tubuh manusia. Hormon yang diproduksi oleh hipofisis membantu mengatur pertumbuhan, tekanan darah, produksi dan pembakaran energi, dan berbagai fungsi organ tubuh lainnya.

Kelenjar ini sering dijuluki “kelenjar master” karena hormon yang disekresi olehnya mengatur fungsi kelenjar lain juga. Hormon-hormon ini dapat diproduksi baik dari depan (anterior) atau bagian belakang (posterior) dari kelenjar tersebut.

                                                                       Lokasi kelenjar pituitari dalam otak

Namun, penting untuk dipahami bahwa kelenjar pituitari bekerja sendirian untuk menjalankan fungsi tubuh. Hormon yang diproduksi oleh kelenjar pituitari bertindak sebagai pembawa pesan dari dan ke banyak sel yang berbeda dalam tubuh.

Sebelum kelenjar pituitari memproduksi hormon, otak akan mengirimkan sinyal dari hipotalamus sebagai pusat komunikasi antar kelenjar. Setelah itu, kelenjar tersebut akan mulai memproduksi yang kemudian bertindak sebagai sinyal bagi kelenjar lain dan organ tubuh untuk mengatur fungsi mereka.

Apa saja hormon yang diproduksi oleh kelenjar pituitari?

Hormon yang diproduksi oleh kelenjar pituitaridapat berasal dari bagian pituitari depan atau belakang.

Hormon dari bagian depan kelenjar, atau dikenal sebagai Lobus Anterior:

  • Hormon adrenokortikotropik (ACTH): Hormon ini merangsang produksi hormon adrenal.
  • Hormon perangsang folikel (FSH) dan Luteinizing hormone (LH): Hormon-hormon ini bekerja sama satu sama lain sebagai regulator atas fungsi ovarium dan testis.
  • Hormon pertumbuhan (GH): Hormon ini sangat penting dalam pertumbuhan tubuh manusia, terutama di tahun-tahun awal. Untuk anak-anak, hormon ini membantu menjaga komposisi tubuh yang sehat. Untuk orang dewasa, GH bertindak sebagai penyeimbang distribusi lemak serta menjaga kesehatan tulang dan otot.
  • Prolaktin: Fungsi utama hormon ini adalah menstimulasi produksi ASI pada wanita. Hormon ini juga memiliki efek pada aktivitas seksual yang berbeda pada pria dan wanita.
  • Hormon perangsang tiroid (TSH): Hormon ini merangsang kelenjar tiroid untuk memproduksi hormonnya sendiri.

Hormon dari bagian belakang kelenjar pituitari, atau dikenal sebagai Lobus Posterior:

  • Hormon anti diuretik (ADH): Hormon ini merangsang ginjal untuk meningkatkan penyerapan air dalam darah, mengurangi jumlah air yang keluar dalam urin.
  • Oksitosin: Oksitosin biasanya memengaruhi proses persalinan dan kondisi tubuh ibu setelah melahirkan, seperti produksi ASI.

  • http: hellosehat.com

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk memperlambat proses penuaan pada tubuh. Belakangan muncul beragam laporan riset tentang potensi pemberian hormon pertumbuhan manusia (HGH) sintetik sebagai salah satu cara mencegah penuaan. Namun benarkah hal itu efektif? Sains akan mengujinya.

Hormon pertumbuhan atau growth hormone diproduksi secara alami oleh kelenjar pituary (hipofisis) – struktur kecil di dasar otak – yang berperan penting dalam membantu pertumbuhan dan menjaga vitalitas jaringan serta organ. Namun, seiring bertambahnya usia, kelenjar hipofisis cenderung menghasilkan lebih sedikit hormon pertumbuhan – sehingga menyebabkan degenerasi.

Menurut para ahli dari Mayo Clinic Amerika Serikat, ada sedikit bukti yang menunjukkan bahwa pemberian hormon pertumbuhan manusia (HGH) sintetis dapat memperlambat atau menghentikan proses penuaan, atau membantu mengembalikan vitalitas.

Meski begitu, pemberian hormon ini juga memiliki risiko efek samping, mulai dari masalah kecil seperti carpal tunnel sindrom dan nyeri sendi. Sedangkan untuk efek samping yang lebih serius dapat menyebabkan diabetes dan penyakit jantung.

Namun Anda tidak perlu khawatir.  Ada cara yang lebih aman dan tanpa efek samping untuk meningkatkan hormon pertumbuhan Anda. Berikut tipnya seperti dikutip dari majalah Life Extension berikut ini :

1. Menyingkirkan lemak perut dapat membantu membalikkan penurunan produksi HGH (human growth hormone). Penelitian juga menemukan, dengan melakukan aktivitas fisik dan tetap aktif dapat mengoptimalkan tingkat HGH dalam tubuh seseorang.

2. Pastikan ketahui apa yang Anda makan.
Life Extension menuliskan bahwa seseorang harus menjauhi konsumsi karbohidrat yang tinggi indeks glikemiknya, di mana telah terbukti dapat menghambat sekresi HGH. Sebaliknya, mengonsumsi makanan ringan yang tinggi protein dan rendah karbohidrat sebelum tidur yang tinggi protein dan rendah karbohidrat akan dapat membantu dalam produksi HGH.

3. Cukup waktu istirahat. Sebagaian besar produksi hormon pertumbuhan (HGH) umumnya terjadi selama tidur. Pola tidur yang buruk dapat memberikan kontribusi dalam penurunan produksi HGH yang lebih rendah dalam tubuh.

LEBIH DARI 28.000 STUDI KLINIKAL DI SELURUH DUNIA TELAH MEMBUKTIKAN MANFAAT HGH (Human Growth Hormonne):
– Anti penuaan
– Meningkatkan tenaga dan fungsi otak
– Membangun otot
– Meningkatkan fungsi seksual
– Mencegah disfungsi ereksi (impotensi)
– Mengurangi lemak dalam tubuh dan mengencangkan otot -otot
– Meningkatkan elastisitas dan kulit yang kusam
– Mencegah osteoporosis
– Meningkatkan kepadatan tulang
– Menguatkan fungsi jantung
– Meningkatkan fungsi paru -paru
– Menekan kadar kolesterol
– Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

BAGAIMANA MENINGKATKAN JUMLAH HGH DI DALAM TUBUH?
– Menyuntik (atau minum obat) HGH sintetis
– Mengkonsumsi makanan tambahan yang dapat merangsang produksi HGH yaitu Asam Amino.

Berdasarkan penelitian medis dalam buku Grow Young With HGH – Dr. Ronald Klatz mengatakan bahwa Asam Amino yang terpenting adalah L-Arginine, L-Omithine, L-Glutamine, dan L-Lysine.

KOMPAS.com –

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *